24.2 C
Kendari
Rabu, 1 Februari 2023

1116 Peserta Ikuti seleksi Panitia Pemungutan Suara KPU Kolaka Utara

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Sebanyak 1116 orang mengikuti tes sistem CAT untuk seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Utara, selama 5 hari akan digelar tes dan setiap harinya akan ada 4 sesi. 

Dijelaskan ketua KPU Kolaka Utara Susanti Hernawaty bahwa dari seleksi administrasi jingga seleksi menggunakan sistem cat ribuan pendaftar mencoba peruntungannya sebagai penyelenggara pemilu 2024 mendatang. 

“Seleksi PPS susah masuk hari ke 3 tempat seleksi itu di SMK dan SMA lasusua, setiap hari ada 4 sampai 5 sesi, dinyatakan lulus administrasi 1116 orang dan tidak lulus 47 orang, “Ujarnya.

Diapun menambahkan bahwa PPS yang dibutuhkan untuk 133 desa dan kelurahan yakni 399 PPS yang dibutuhkan, sehingga akan melakukan seleksi ketat sehingga PPS yang terpilih nantinya memiliki pengetahuan yang mempuni.

“Setelah seleksi sistem CAT akan dilanjutkan dengan tes wawancara dan waktu seleksi hanya tiga hari, nanti kita lihat apakah seleksi wawancara ini tiga kali kebutuhan atau dua kali kebutuhan dari PPS,” Katanya. 

Pengalaman sebagai penyelenggara sebelumnya menjadi pertimbangan untuk lulus apalagi memiliki catatan buruk saat menjadi penyelenggara,”kalau ada catatan buruk itu akan kami pertimbangkan, “Tuturnya.

Menjadi acuan saat seleksi wawancara kata dia selain memiliki etika yang baik calon penyelenggara juga harus memiliki wawasan tentang pemilu dan menguasai wilayah tempat tugas nantinya. 

“Tes cat itu adalah persyaratan untuk mengikuti tes wawancara, nah di tes wawancara itu akan umum hasil dari tes wawancara, nah yang dibutuhkan itu pengetahuan kepemiluan, penguasaan wilayah yang akan kami korek, “Tuturnya.(Lea) 

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

3 Milyar Untuk Tambat Labuh Kapal Nelayan Kolaka Utara

Masyarakat Desa Lametuna Kecamatan Kodeoha, yang berprofesi sebagai nelayan sebelumnya keluhkan tidak adanya lokasi berlabuh kapal di muara sungai...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img