24.9 C
Kendari
Jumat, 19 April 2024

12 Kepala OPD Kolaka Utara Ikuti Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Sebanyak 12 Kepala Organisasi dan Perangkat Daerah (OPD) dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tahun 2023 tengah menjalani uji kompetensi dan evaluasi kinerja, Jumat (29/12) di salah satu hotel di Lasusua, Kolaka Utara.


Kegiatan yang dibuka oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir Sukanto Toding,MSP, MA diikuti 12 Kepala OPD yakni Ismail Mustafa (Dinas Perkebunan dan Peternakan), H. Syamsudding (Dinas Perumahan), Hj. Hasrayani (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), M. Syafar (Damkar), Ibnu Yasin (Ketahanan Pangan), Mukramin (Dinas Pekerjaan Umum), H. Syahril (Perpustakaan), Yasir Sabara (Tenaga Kerja), Patehudding (Dinas PMD), Irham S.KM (Dinas Kesehatan), Syamsu Alam (Dinas Pariwisata), dan H. Muhammad Idrus (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) menjadi peserta uji kompetensi.

Kegiatan ini melibatkan 5 penguji, termasuk Gusti Pasaru, Dr. Muhammad Yusuf, Dr. Guswan Hakim, Dr. Taupik, dan Drs. Alimus. Dalam sambutannya, Dr. Ir Sukanto Toding menyatakan bahwa uji kompetensi ini sesuai arahan Kemendagri, sebagai proses alamiah untuk memastikan responsibilitas dan kebutuhan organisasi terpenuhi.

Proses uji kompetensi melibatkan dengan Pembuatan Makalah, wawancara dengan dan beberapa tahapan ujian lainnya.  Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam mengevaluasi kinerja para pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.

Dalam konteks uji kompetensi dan evaluasi kinerja para pejabat, Dr. Ir Sukanto Toding,MSP,MA menjelaskan bahwa proses ini adalah bagian alamiah dalam menempatkan individu sesuai dengan keahlian dan tanggung jawabnya. Menurutnya, proses uji kompetensi akan dilakukan secara selektif, jika seseorang sudah cukup mumpuni dan layak dalam bidangnya, rotasi jabatan tidak akan menjadi keharusan.

Sebagai aparatur sipil negara, kita memiliki sistem dan prosedur yang harus dijalani. Uji kompetensi dan penilaian kinerja adalah proses alamiah. Uji kompetensi adalah kebutuhan organisasi yang berprinsip,begitu menjabat sebagai pejabat tinggi, kita harus siap ditempatkan di berbagai lini.”Katanya.

Pendekatan yang diambil berkaitan dengan melihat kebutuhan organisasi secara mendalam. pemetaan Kepala OPD pada jabatan tertentu akan ditentukan oleh kesesuaian kompetensi dan kebutuhan aktual organisasi. Hal ini mencerminkan upaya untuk memastikan bahwa Kepala OPD yang menempati posisi tersebut benar-benar memiliki keahlian dan kapasitas yang sesuai.


“Penjabat tinggi harus menganut prinsip siap ditempatkan di berbagai lini. Jika kompetensi sudah memadai dan berdasarkan pertimbangan masih dianggap layak, rotasi tidak harus dilakukan” Jelasnya.

Dalam hal ini, uji kompetensi menjadi alat penting untuk menilai sejauh mana seseorang mampu memenuhi tuntutan bidangnya tanpa harus secara otomatis melakukan rotasi jabatan. Keselarasan antara keahlian  dan kebutuhan organisasi menjadi fokus utama.

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Kolaka Utara Raih Dua Penghargaan  dalam Musrembang Provinsi Sulawesi Tenggara

Kamis (18/4) di Kota Kendari digelar pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat provinsi Sulawesi Tenggara. Acara  tersebut  untuk merumuskan...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img