13 Tahun Kolaka Utara Berkarya

-Raih Banyak Penghargaan di Akui Hingga Internasional

Usia Boleh mudah namun prestasi yang diraih Kolaka Utara tidak diragukan lagi, orestasi tingkat Sulawsi tenggara,Nasional Hingga Internasional pun sudah diraih terbukti dengan penghargaan yang telah diperolehnya mulai Dari Berhasil meraih Adipura Selama Tiga Tahun Yakni 2013,2014 dan 2016, kemudian mendapatkan pengakuan dari BPK dengan diraihnya WTP selama Dua Tahun ber turut-turut yakni tahun 2015 dan 2016. Kemudian sukses menjadi Kabupaten Sehat pada tahun 2016.

Kolut keluar jadi Daerah teringgal

Prestasi yang diraih Kolaka Utara pasalanya sejak tahun 2014 lalu bumi patampanau sudah tidak lagi menjadi daerah tertinggal seperti daerah lain di wilayah Sulawesi Tenggara, pasalnya sebelumnya Kolaka Utara masuk dalam deretan 100 Daearah Tertinggal di Indonesia.

Kelaurnya Kolaka Utara dari daerah tertinggal di sebabkan hampir seluruh daerah di wilayah Kolaka Utara sudah bisa di akses dengan Kondaraan Roda Empat meski tingkat kesulitan masih bervariasi, Telekomunikasi dan informasi di 15 kecamatan sudah di akses dengan telekomunikasi.

Bupati Kolut Jadi Pembicara Internasional

Bupati Kolaka Utara Rusda Mahmud di daulat menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan child in the city Confrence yang digelar di ghent Belgia. Rusda Mahmud menjadi salah satu pembicara dari 44 orang peserta confrensi dari berbagai belahan dunia, dan dirinya adalah Bupati satu-satunya di Indonesia yang menjadi pembicara dalam event nasional tersebut.

Bupati Kolaka Utara Dua peri0de itu di daulat menjadi pembicara dalam konfrensi tersebut karena dianggap menjadi seorang pemimpin daerah yang memiliki kepedulian tinggi kepada anak serta peduli dengan pembangunan mental dan spiritual anak.

Kepedulian Rusda Mahmud kepada penerus bangsa tersebut kini sudah diakui dunia, pasalnya sejak terpilih menjadi orang nomor satu di Kolaka Utara dirinya fokus mengembangkan bakat para generasi muda di Kolaka Utara dari segala Aspek baik pendidikan, Agama, Olahraga, Seni, dan lainnya. Rusda bertekad bahwa dengan pembinaan anak sangat mempengaruhi kehidupan masadepan suatu daerah.

Kolaka Utara Memilkiki Enam Prigrama dasar untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat yakni

Tingkatkan mutu dan layanan pendidikan

Pemerintah Daerah Kolaka Utara bertujuan untuk menigkatkan aksesibilitas dalam memperoleh pelayanan pendidikan yang berkualitas, yang ditunjukkan dengan adanya perbaikan angka partisipasi sekolah (APS), angka partisipasi kasar (APK), dan angka partisipasi murni (APM), angka kelulusan siswa pada ujian akhir nasional, perbaikan angka kelulusan siswa pada Seleksi UMPTN pada jurusan favorit. Pemda Kolaka Utara menggelontorkan Angarran pendidikan 20 persen dari dana APBD Kolaka Utara dan sejak tahun 2006 lalu pemda Kolaka Utara telah memberikan pelayanan Pendidikan dasr 9 tahun secara gratis baik sekolah dibawah naungan Dinas Pendidkan maupun dibawah naungan Kementerian Agama.

Tingkatkan mutu dan layanan kesehatan

Upaya untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan dasar dan lanjutan yang ditandai dengan meningkatnya layanan terhadap kesehatan ibu dan anak, pencegahan dan penanggulangan penyakit menular yang semakin membaik. Peningkatan pelayanan kesehatan rujukan yang ditandai dengan semakin membaiknya sistem pelayanan kesehatan rujukan, baik dengan menggunakan jaminan BPJS maupun dengan biaya mandiri.

Sejak tahun 2006 Lalu pemerintah daerah Kolaka Utara telah memberikan pelayanan Kesehata Dasar Gratis pada masayarakat Kolaka Utara jauh sebelum pemerintah pusat menggolontirkan programnya seperti Jamkesmas dan Lainnya. Kolaka Utara sudah memberikan pelayanan kesehatan dasar gratis pada masyarakat tanpa di pungut biaya sepeserpun dan tidak pandang kaya auatu miskin semuanya di gartiskan.

Pemenuhan sarana dan parasarana pemerintahan dan prasarana wilayah

Adalah upayah pemerintah untuk membangun berbagai sarana dan prasarana yang mendukung jalannya kegiatan pemerintahan terutama bangunan perkantoran bagi beberapa SKPD yang masih menumpang pada bangunan diluar bangunan pemerintah Kabupaten Kolaka Utara. Pemenuhan parasarana wilayah adalah upaya membangun sarana dan parasarana dalam uapaya mendukung pengembangan wilayah pada kawasan-kawasan pengembangan dan kawasan cepat tumbuh.

Upayah Percepatan perbaikan perekonomian masyarakat

Yakni upaya pemerintah untuk melakukan perbaikan sumber-sumber perekonomian rakyat, yang berbasis komoditi lokal. Terutama perbaikan sub sektor pertanian khususnya perkebunan kakao dan komoditi andalan pertanian lainnya. Selain itu, dalam rangka percepatan perbaikan perekonomian masyarakat nelayan diperlukan perbaikan infrastruktur pendukung kegiatan kelautan dan perikanan. Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat.

Peningakatan pemberdayaan masyarakat

Dimaksudkan untuk pemberian peran terhadap masyarakat dalam membangun daerah, mulai dari proses perencanaan, pelaksan, dan pengawasan serta melakukan evaluasi yang menganut pola partisipatif. Penguatan dalam hal pemeberdayaan masyarakat di desa diwujudkan dengan pemberian dukungan anggaran melalui alokasi dana desa (ADD) dan bantuan keuangan lainnya, baik melalui proses bantuan dan hibah maupun dengan bantuan dana sosial.

Peningkatan tata kelola pemerintahan, dimaksudkan untuk melanjutkan program reformasi birokrasi dengan melakukan perbaikan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah yah sebelumnya berbasis kas berubah menjadi sistem pengelolaan keuangan berbasis acrual.

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kolut Terus Meningkat

Laju pertumbuhan ekonomi di Kolaka Utara pada tahun 2015 bergerak pada kisaran 7,05 – 7,50 %. Angka ini jelas lebih tinggi jika dibandingkan dengan pencapaian pertumbuhan nasional pada periode yang sama yakni sebesar5,04 %. Namun, angka pertumbuhan ini masih sedikit lebih rendah dibanding pencapaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 2014 yakni sebesar 8,35% Sektor pertanian masih memiliki kontribusi yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2015 yakni sebesar 42,78%. Selain itu, menyusul sektor konstruksi dengan kontribusi sebesar 15,95%, sektor industri pengolahan sebesar 15,57% dan jasa perusahaan sebesar 14,95%. Sementara pada level yang lebih rendah, sektor perdagangan sebesar 12,94%, sektor transportasi perdagangan sebesar 12,26 % dan sektor informasi dan komunikasi sebesar 12,78%. Pada sisi lain jumlah angkatan kerja pada tahun 2015 mencapai 77.501 jiwa, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kurang dari 2%. Sementara jumlah penduduk miskin Berdasarkan data BPS Kolaka Utara pada tahun 2014 tercatat

sebesar 22.190 jiwa (16,21%), sedang pada tahun 2013 sebesar 23.300 jiwa atau 17,41%, jumlah ini menurun sebesar 1.110 jiwa.(**)

Komentar