17 Desa di Kolaka Utara akan Ikut Seleksi Pamsimas

Sebanyak 17 desa di Kolaka Utara akan diseleksi untuk mendapatkan bantuan Program Pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahap Tiga di tahun 2020 mendatang.

Seperti yang di terangkan Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten Satu Setda Kabupaten Kolaka Utara Drs.Ashar saat menghadiri sosialisasi program Pamsimas Tahap III di Kantor Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) pada Jumat (11/10), bahwa pada tahun anggaran 2020 ada 17 Desa yang nantinya akan diseleksi,”dari 17 desa akan mengikuti seleksi, akan di sortir dan diverifikasi menjadi Lima Desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Asisten I menjelaskan bahwa penyusunan proposal harus memenuhi kriteria dan ketentua, seperti dilihat jumlah penduduk yang setuju, serta jumlah penduduk yang belum memenuhi jamban sehat.

“Bantuan ini bertujuan untuk membantu penyediaan air bersih bagi desa-desa yang kekurangan sumber air bersih dan masyarakat yang belum menggunakan jamban”Katanya.

Desa yang akan mengikuti seleksi adalah:, desa Purehu, Bangsala, Tobela, Leleulu, Mosiku, Kondara, Meeto, Jabal Kubis, Delang-delang, Awo,Lanipa-nipa, Watuliu, Rantelimbong, Woise, Torotuo, Latawe.

Apa itu Pamsimas?
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban. Dengan Pamsimas, diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

Komentar