18 Kelompok Tani Kolut Mengikut Program Pemberdayaan dari Kementerian Pertanian

Sebanyak 18 kelompok tani di Kabupaten Kolaka Utara mengikuti program Rural Empowerment Agriculture Development Scaling up Innitiative (Readsi) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura guna mengoptimalkan pertumbuhan pangan pertanian.

Samsul Ridjal Kepala dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka Utara mengatakan, program Readsi tersebut merupakan program dari Kementerian Pertanian yang dimaksudkan untuk pengembangan kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan. Program tersebut sudah berjalan selama lima tahun dimulai 2018 lalu, tapi setiap tahunnya mekanisme pemberian materi dan petunjuk teknis berubah.

“Ada sekitar 18 kelompok tani yang masuk program Readsi itu, di mana pendanaannya menggunakan dana hibah oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian,” kata Samsul Ridjal kepada awak Zonasultra.Com, Jumat (15/10/2021).

Dengan adanya program dari Readsi ini, pihaknya mengakui beberapa kelompok tani sangat terbantu dalam membangun sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dinilai secara nyata berhasil menggerakkan ekonomi daerah.

“Kelompok tani ini dibimbing langsung oleh penyuluh, mulai dari sekolah lapang sampai teknik pemeliharaan hingga penyaluran bantuan pupuk hingga alat dan mesin pertanian (alsistan),”tuturnnya.

Samsu Ridjal berharap, program readsi tersebut dapat terus berlanjut dan hingga semua kelompok tani bisa tersentuh dengan harapan bisa memperkuat kelembagaan petani. Program itu juga diharap bisa menumbuhkan regenerasi petani, khususnya kaum milenial saat ini agar mampu membangun rasa percaya diri melalui pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian.

“Kita berharap tetap seperti tujuan utamanya pemberdayaan kelompok tani di pedesaan untuk menambah SDM secara individu maupun kelompok dengan keterampilan membangun rasa percaya diri serta meningkatkan taraf hidup petani,”tandasnya.

Komentar