260 UMKM di Kolaka Utara dapat bantuan Modal Usaha Dari Dinas Koperasi (Dari APBD)

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kolaka Utara menyalurkan bantuan stimulan modal Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) untuk mendorong geliat perekonomian dan usaha-usaha kecil di Kolaka tara.

260 UMKM tersebut mendapatkan bantuan masing-masing Rp.2.500.000,- (dua juta limah ratus ribu rupiah). Pelaku UMKM yang menerima bantuan Stimulan dari APBD tersebut di 14 Kecamatan, Satu Kecamatan tidak mendapatkan bantuan.

Untuk menghindari penerima ganda bantuan, pihak dinas Koperasi dan UMKM sangat selektif memilih yakni salah satu persyaratan penerima bantuan tersebut bukan penerima BLT berdasarkan surat keterangan dari desa masing-masing.

“Bantuan ini kami bagikan per zona yang pertama itu Kecamatan Lasusua,Katoi dan Kodeoha, Kemudian Zona Dua Kecamatan Ranteangin dan Wawo, Zona Tiga Ngapa, Watunoho ,Pakue dan Pakue Utara dan Zona Empat Pakue tengah, Batu Putih, Purehu dan Tolala, sementara satu kecamatan tidak mendapat bantuan Stimulan dari APBN ini adalah Kecamatan Lambai karena banyak masyarakatnya yang telah menerima bantuan BPUM dari APBN. ”Ujar Muhammad Yasin Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kolaka Utara yang dikonfirmasi pada Senin (7/12/2020).

Lebih lanjut Dia menyatakan bahwa setiap penerima bantuan akan diterima langsung oleh penerimanya melalui Rekening Bank Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kolaka Utara “Hari ini kita penyerahan buku rekening untuk peserta penerima bantuan, jadi penerima bisa mencairkan langsung bantuan tersebut,”Katanya.

Lebih lanjut dia pun berpesan bahwa bantuan yang diterima tersebut harus dijadikan sebagai tambahan modal usaha bukan untuk membeli barang yang tidak berhubungan dengan usahanya, karena pihaknya akan kembali melakukan monitoring mengevaluasi usaha tersebut.

“Enam Bulan kemudian kita akan evaluasi usaha tersebut, kalau memang berkembang kita akan rekomendasikan untuk mendapatkan bantuan selanjutnya dan saya harap para pelaku UMKM ini bisa berkembang dengan adanya bantuan modal usaha,”Katanya.

Muhammad Yasin berharap para pelaku UMKM harus pandai mengelola keuangannya, sehingga alur masuknya uang dapat di ketahui dan untung rugipun terdeteksi. ”Harus pandai mengelola uang, harus ada dana safety yang ditabung setiap hari meski itu Rp.20.000 saja tapi itu sangat bermanfaat dan saya harap dengan bantuan ini para UMKM bisa berkembang lebih baik lagi,”Tandasnya.

Ketgam: Camat Kodeoha menyerahkan buku tabungan Bank BPD kepada merima bantuan disaksikan Kepala DInas Koperasi dan UMKM Muh Yasin dan Kepala Cabang Lasusua Bank Sultra Erna Arif di kantor Dinas Koperasi. (L)

Komentar