3,1 Milyar Zakat di Bagikan di Kolaka Utara

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah daerah Kabupaten Kolaka Utara untuk mengurangi kemiskinan maka pemberdayaan zakat merupakan langkah alternatif. Disamping zakat memang sudah merupakan kewajiban setiap muslim, kebijakan untuk mengefektifkan zakat juga didasari pertimbangan jumlah populasi Muslim di Kolaka Utara lebih dari 99 %, serta kecenderungan masyarakat Muslim Kolaka Utara untuk tetap mempertahankan nilai-nilai spiritual.

Kebijakan pengelolaan zakat Profesi di Kabupaten Kolaka Utara di mulai pada tahun 2008 ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2008 tentang Badan Amil Zakat Daerah Kabupaten Kolaka Utara. Selanjutnya untuk lebih mendukung pengelolaan zakat di Kabupaten Kolaka Utara diterbitkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sadaqah Kabupaten Kolaka Utara.

Kebijakan zakat profesi ini kemudian ditindak lanjuti dengan menjadikan PNS sebagai sasaran pertama dengan pertimbangan, PNS merupakan Abdi Negara yang sudah seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya sehingga dengan memilih PNS menjadi Pilot Project diharapkan dapat diikuti oleh masyarakat dari kalangan profesi yang lain

Potensi Zakat Profesi dari PNS cukup besar mengingat jumlah PNS yang cukup banyak ( Jumlah PNS Kolaka Utara pada tahun 2008 ketika pertama kali kebijakan zakat Profesi PNS diluncurkan sebanyak 2084 orang. Pengorganisasiannya lebih mudah karena data PNS yang lengkap, mekanisme sistem penggajian yang jelas, serta PNS Terikat dengan Hierarki sehingga lebih mudah untuk menyampaikan informasi atau perintah.

Sejak tahun 2008 lalu zakat yang berhasil terkumpul Rp.291.000.000 namun ditahun 2017 zakat berhasil terkumpul sebanyak Rp 3.158.819.84 dan tahun ini ada zakat terbanyak yang berhasil dikumpulkan.

Diakhir Masa Jabatannya sebagai Bupati Kolaka Utara Dua Periode Rusda Mahmud membagikan zakat harta sebanyak Rp 3.158.819.84 untuk 133 desa dan kelurahan di Kolaka Utara pembagian zakat harta itu langsung diberikannya pada masyarakat.

Kurang lebih 4000 fakir miskin, 200 Guru Mengaji, 225 Ibnu Sabil dan 300 Muallaf mendaptkan santunan, Mesjid, Pasantren dan Panti asuhan diberikan bantuan sejak tahun 2008 silam ASN Kolaka Utara telah menyisihkan 2,5 persen gajinya setiap bulan untuk zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Kolaka Utara.

Kolaka Utara merupakan satu-satunya daerah di Bumi Anoa yang mampu mengumpulkan zakat maal terbanyak, pengumpulan zakat maal itu dapat terlaksana atas komitmen dan kesadaran yang tinggi antara pemerintah dan ASN yang menyumbangkan sebagian penghasilanya setiap bulan untuk kaum duafa.

“sebagian harta kita ada hak fakir miskin yang harus disishkan untuk mereka, jika ummat muslim di Dunia ini patuh dan taat pada aturan agama maka tidak adalagi yang miskin, karena agama telah mengajarkan kita untuk selalu berbagi,”Katanya.

Salah satu masyarakat penerima zakat menyakatan bahwa dirinya sangatlah bersyukur mendapatkan santunan di bulan ramadhan ini karena kebutuhan selama ramadhan juga makin meningkat sehingga dengan batuan dari Pemda Kolaka Utara itu sangatlah membantu.”kami bersyukur daprngga kesempatan tersebut diamanfaatkan oleh dirinya untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan meminta maaf jika 10 tahun kepemimpinannya ada salah dan dosa yang telah diperbuatnya, selain meminta maaf momen tersebut juga diamnfaatkan Rusda Mahmud untuk memaparkan program yang telah terlaksana selama dirinya menjabat 10 tahun.

“Jika selama ini saya memimpin Kolaka Utara ada kesalahan saya mohon dimaafkan, jika saya memilki janji yang belum saya tunaikan tolong ditagih, jangan sampai ini menjadi Dosa bagi saya,”Ujarnya.(**)

Komentar