5 Dinas Di Kolaka Utara Dengan Serapan Anggaran Terendah & Tertinggi Tahun 2022

Dalam Rapat evaluasi penyerapan realisasi Fisik dan Keuangan daerah kabupaten Kolaka Utara yang dipimpin langsung PJ Bupati Kolaka Utara Panriringi yang digelar di kantor Bupati Kolaka Utara, Rabu (26/10/2022) bahwa di akhir tahun 2022, ada Lima dinas yang serapan anggarannya berada di kisaran 50 persen.

Dikatakan Pejabat Bupati Kolaka Utara bahwa anggran diluar fisik seperti ATK, Makan Minum dan kegiatan lainnya segera digunakan secepatnya, pasalnya proses penggunaan anggaran kisaran kurang lebih 2 bulan lagi memasuki tahun anggaran baru 2023.

“Kalau anggaran diluar fisik, habiskan saja, jangan di simpan-simpan lagi, kalau ada perjalanan dinas yah gunakan, ATK, Makan minum itu digunakan saja, ” Tuturnya.

Diapun menambahkan bahwa OPD di Kolaka Utara bisa menyajikan laporan serapan anggarannya dengan sebenar-benar, apalagi semester sebelumnya Kolaka Utara berada di rangking kedua serapan anggarannya tingkat provinsi Sulawesi Tenggara.

“Jangan sampai serapan anggaran kita akhir bulan ini (Oktober) menurun, apa yang menjadi kendala harus segera di selesaikan, “Harapnya.

Sementara 5 OPD dengan serapan anggaran terendah yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dengan persentase 51,55 %, Dinas Sosial 55,7 %, Dinas Perikanan 56,14, Dinas PUPR 57,4 ℅, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 57,13%.

Kepala Dinas Pengendalian penduduk dan KB Dra. Hj A. Syamsuriana menyatakan bahwa penyebab dinas yang dipimpinnya kurang dalam serapan anggarannya pasalnya anggaran yang harusnya di alokasikan pada Bulan Januari baru turun di Akhir april.

“Kami juga sempat kehilangan Bendahara selama Dua bulan jadi itu juga menjadi penyebabnya, namun kami akan berupaya memaksimalkan serapan anggaran kami, ” Harapnya.

Sementara 5 Dinas yang serapan paling tinggi ada Dinas Perindustrian 85%, Dinas Perdagangan 83,43%, Dinas Kepemudaan dan Olahraga 83,13%, Dinas Perumahan 81,17%, Badan Kesbangpol 80,97 %.

Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara Muhammad Idris meminta kepada kuasa pengguna anggaran agar menjalin komunikasi yang baik dengan bendahara, pasalnya banyak Kuasa pengguna anggaran bahkan dalam setahun mengganti bendaharanya hingga Tiga kali.

“Kepala Dinas harusnya konek betul dengan bendahara, jangan persoalan kecil ganti lagi, kami harap Dinas terbuncit dalam serapan anggarannya yang tersisa 1,5 bulan lagi ini lebih maksimal,” Tandasnya.

Komentar