Adik Bupati Kolaka Utara Nur Ihsan Umar SH,MH Menghembuskan Nafas Terakhir

Innalilahi wa innailaihi rojiun, Adik Bupati Kolaka Utara Nur Ihsan Umar SH,MH menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Wahidin Makassar Sulawesi Selatan pukul 15.40 Wita Selasa (4/8/2020).

Pria Kelahiran 1968 adalah anak bungsu dari Empat bersaudara, almarhum sebelum dikenal sebagai pengacara dan menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dua Periode dari partai bersutan Persiden ke-6 Indonesia.

Pria yang dikenal ramah tersebut meninggal seorang istri dan Empat orang putra, Jenazah almarhum di kebumikan di pemakan keluarga sekitar pukul 11.00 Wita Rabu (5/8/2020) di Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara.

Dikatakan Wakil Bupati Kolaka Utara H.Abbas SE saat menyerahkan Jenazah kepihak keluarga untuk dimakamkan bahwa Almarhum adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki Kolaka Utara, dan warga kolaka utara sangat kehilangan sosok yang cerdas dan memberikan banyak sumbangsi untuk pembangunan di bumi Patowanua.

“Dalam proses pemekaran beliau turut andil untuk percepatan pemekaran dan sekarang setelah 17 tahun Kolaka Utara mekar, dirinya masih terus memberikan masukan untuk pembangunan daerah,”Katanya.

Diapun mewakili pihak keluarga untuk memohon maaf jika semasa hidup almarhum memiliki salah,” Semoga Allah S.W.T mengampuni segala dosanya dan diberikan tempat yang layak disisinya dan jika ada salah dari almarhum mohon dimaafkan,”Katanya.

Terlihat di lokasi Pemakaman orang nomer satu di Kolaka Utara tersebut ikut mengantarkan jenazah adik tercintanya di peristirahatan terakhirnya.

Dirumah duka turut hadir pula Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Rusda Mahmud, Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, S.H., M.H. beserta Anggota DPRD Provinsi H.Supratman, Ketua DPRD Kolut, Buhari S.Kel. M.Si, Kapolres Kolut AKBP. I Wayan Riko Setiawan. S.I.K.MH, Kajari Kolut Teguh Imanto, S.H., M.Hum. Ketua PN Kolut, Budi Proyitno, SH.MH, Kepala Kemenag Kolut, Drs.H. Baharuddin. M.Si beserta Kepala OPD serta para masyarakat yang turut merasa kehilangan. (L)

Komentar