Agista Ariany Ali Mazi Kunjugi Pabrik Kakao Kolaka Utara

Dalam Rangka supervisi 10 Program pokok PKK di Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk di Kabupaten Kolaka Utara, istri Gubernur Sultra Ali Mazi, Agista Ariani Ali Mazi berkunjug kelokasi yang dinobatkan sebagai Desa Wisata yang terletak di desa Ponggiha.

Selain berkunjug dibeberapa titik, Agista Ariani juga menyempatkan diri berkunjung ke lokasi Pabrik Kakao Terbesar di Sulawesi Tenggara di dusun Balosi desa Ponggiha Kecamatan Lasusua. Pabrik ini dipradiksi dapat menyerap hingga 500 tenaga kerja.

“Kami dukung adanya pabrik kakao di kolut, pabrik ini bisa membuka lapangan kerja serta mengurangi angka pengangguran. Nah, justru itu harus kita dukung program pemerintah,”Kata Agista Ariany. kamis (3/6/2021)

Menurut, Ketua TP-PKK Prov Sultra tersebut. Dengan Adanya Pabrik kakao yang terbesar di sultra dalam hal permentasi kakao untuk di proses pengolahan biji kakao menjadi kemasan coklat berarti, daerah Sulawesi Tenggara ini Khususnya kabupaten Kolaka Utara, kaya akan perkebunan kakao.

“Ini bisa kita perkenalkan keluar daerah bahwa, kolaka utara ini kaya akan hasil perkebunan terutama biji kakao yang beraroma khas,”Ungkapnya. 

Sementara, Kadis Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, Ismail Mustafa, melalui Sekretarisnya Muh.Shadik, mengungkapkan bahwa, usainya pembangunan pabrik kakao secara keseluruhan, baik pembangunan Permentasi, pengering kakao termasuk gedung pusat pembibitan advokasi dan gedung pusat pelatihan, pengembangan kakao dan ditunjang dengan  Mesin – mesin pengelolaan biji kakao tersebut, akan di manfaatkan tahun ini. 

“Realisasi untuk memproduksi biji kakao, kita menunggu dulu SOP dari kementrian, kalau sudah ada, baru kita produksi,”Pungkasnya. 

Sekedar diketahui, bangunan pabrik terbagi dua bangunan berukuran 18 x 22 Meter dengan nilai proyek sebesar Rp. 2,3 M. Sementara harga pengadaan mesin  Rp.700 juta menggunakan APBN. Pabrik, nantinya perhari diperkirakan mampu memproduksi 100 Kg biji kakao dalam bentuk kemasan coklat.

Komentar