APBD Kolaka Utara Tahun 2020 Terserap 85,22 Persen

Akhir pekan lalu Bupati Kolaka Utara menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2020 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Utara.

Perda Penetapan dan Perubahan APBD Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2020 dan Pendapatan setelah APBD Perubahan adalah sebesar Rp 873.703.654.984,71 dan terealisasi sebesar Rp 744.558.963.856,68 atau mencapai 85,22 persen dari rencana.

Dijelaskan bahwa porsi terbesar pendapatan masih dari pos dana perimbangan dan transfer baik pusat maupun provinsi yang jumlahnya mencapai Rp 767.174.778.000 dan terealisasi sebesar Rp 646.069.021.447 atau 84,21 persen sedangkan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 53.281.191.307 dan terealisasi sebesar Rp 52.490.717.145,68 atau 98,52 Persen.

” Ini harus menjadi perhatian kita, dan langkah jajaran eksekutif untuk berupaya mengembangkan kapasitas keuangan daerah mudah-mudahan menemukan solusi yang lebih nyata di masa-masa mendatang, sehingga ketergantungan pada pendapatan transfer bisa mulai dikurangi,” Ujar Bupati Kolaka Utara Drs.H.Nurrahman Umar.

Sedangkan pada sisi belanja, rencana belanja setelah Perubahan sebesar Rp 808.931.087.075,69 terealisasi sebesar Rp 773.941.423.262 atau 95,674 dari rencana. Proporsi belanja terbesar tahun ini adalah pada belanja operasi yaitu Rp 571.248.698.325,69 terealisasi sebesar Rp550.489.334.411 atau sebesar 96,37 persen.

“Sedangkan belanja modal terealisasi berjumlah Rp 219.249.113.851 dari rencana sebesar Rp 231.448493.750 dan belanja tak terduga sebesar Rp 6.233.895.000 dan terealisasi sebesar Rp4.202.975.000 atau 67,42 persen Sedangkan belanja Transfer atau bagi Hasil ke Desa sebesar Rp 833.318.751,20 dan terealisasi sebesar Rp 833.318.75.”Tandasnya.(Cr2)

Komentar