28.5 C
Kendari
Minggu, 3 Desember 2023

APBD Kolaka Utara Tahun 2023 Di Tetapkan DPRD

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara


Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kolaka Utara Tahun Anggaran 2023  secara umum mengalami peningkatan dibandingkan dengan anggaran tahun 2022. Untuk rencana pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 904,14 milyar. 

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Bupati Kolaka Utara Panriringi, SE M. Si pada Sidang Paripurna Penetapan APBD Kolaka Utara Senin (28/11/2022) bahwa komponen pendapatan asli Daerah sebesar Rp 54,47 Milyar, Pendapatan Transfer sebesar Rp 846,74 Milyar, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 2,92 Milyar yang bersumber dari pendapatan hibah Readsi.

“Proyeksi Penerimaan yang bersumber dari PAD terdiri dari Pajak Daerah Rp 9,1 Milyar menurun Rp 470 juta jika dibandingkan proyeksi tahun 2022 setelah dilakukan rasionalisasi dan penyesuaian sumber penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dan sember lainnya.”Katanya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa Penerimaan PAD juga bersumber dari retribusi daerah sebesar Rp 3,68 Milyar, meningkat Rp 253,9 juta dari penerimaan tahun 2022. Lalu penerimaan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp 14,3 Milyar, serta Lain-Lain PAD yang Sah sebesar Rp 27,29 Milyar, yang bersumber dari Jasa Giro, Bunga Deposito, Pendapatan dari Pengembalian, dana BLUD dan JKN. 

“Khusus pendapatan transfer diperoleh dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp 824,34 Milyar, yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 470,99 Milyar dan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 101,21 Milyar, serta Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 148,61 Milyar, terdiri dari DAK Fisik Rp 53,6 Milyar dan DAK Non Fisik Rp 94,9 Milyar, Dana Desa sebesar Rp 103,52 Milyar.”jelasnya.

Selanjutnya terdapat pula pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp 22,4 Milyar, terdiri dari DBH Provinsi sebesar Rp 15,8 Milyar, dan Pajak Rokok sebesar Rp 6,5 Milyar. Proyeksi Belanja Daerah tahun anggaran 2023 diproyeksikan meningkat jika dibandingkan alokasi belanja tahun 2022. hal tersebut disebabkan dengan trend peningkatan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2023, baik Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer, maupun peningkatan kebutuhan pembangunan daerah yang tercermin dalam usulan masyarakat melalui Musrenbang maupun melalui Pokok-Pokok Pikiran Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara

“Pada tahun 2023, kita proyeksikan nilai belanja sebesar Rp 954,95 Milyar atau meningkat Rp 90,41 Milyar jika dibandingkan tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp 864,53 Milyar. Pada kelompok Belanja Operasi diproyeksikan sebesar Rp 631,65 Milyar, yang dialokasikan untuk belanja Pegawai Rp 355,95 Milyar, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 258,86 Milyar, Belanja Hibah Rp 16,59 Milyar, antara lain hibah untuk Institut Teknologi dan Sains (Intens) Muhammadiyah Kolaka Utara, AIA untuk KONI, dan Hibah untuk KPU. Kemudian Belanja bantuan Sosial sebesar Rp 242 juta.

“Khusus untuk pemberian hibah bagi Intens Kolaka Utara, kita harapkan ke depan ada feedback bagi masyarakat Kolaka Utara khususnya Putra Putri kita yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi dapat merasakan manfaat dari hibah yang digelontorkan Pemda. Adapun hibah untuk KONI diperuntukkan antara lain untuk pemberian bonus bagi atlit berprestasi pada ajang Porprov ke-14 di Buton dan Baubau, “Tuturnya.

Pada kelompok Belanja Modal kata dia sebesar Rp 156,94 Milyar atau meningkat sebesar 42,71 Milyar dari anggaran tahun 2022 yakni Rp 114,23 Milyar. Peningkatan anggaran khusus untuk belanja modal di tahun 2023 dialokasikan untuk pembangunan gedung kantor BKPSDM, BKAD, Kecamatan Batu Putih, kecamatan Pakue, dan Puskesmas Porehu serta pembangunan baru gedung perawatan RSUD Djafar Harun. 

Rekonstruksi dan peningkatan jalan daerah berupa pengaspalan beberapa ruas jalan antara lain Ruas Lahabaru-Lelehao, Lapai-Tambuha ha, Ruas dalam Kota Kecamatan Ngapa, Ruas Desa Kasu Meeto, Ruas Desa Lalombundi, Ruas Desa Saludongka, dan Ruas Lelewawo-Porehu, yang alokasi anggarannya sebesar Rp 31,7 Milyar lebih tinggi jika dibandingkan beberapa tahun terakhir.

“Pembangunan jalan produksi dan jalan usaha tani di beberapa titik, serta belanja modal aset tetap lainnya sebagaimana yang direncanakan sebelumnya. Khusus Ruas Jalan diharapkan dapat tuntas di masyarakat di Kecamatan Porehu dapat dimudahkan dalam akses transportasi, “Ujarnya.

Belanja Tidak Terduga kita proyeksikan Rp 4,34 Milyar atau menurun dari alokasi tahun sebelumnya yakni Rp 47,52 Milyar. Kemudian pada kelompok Belanja Transfer diproyeksikan sebesar Rp 162 Milyar  yang dialokasikan untuk belanja bagi hasil dan belanja keuangan. Untuk kebijakan Pembiayaan Daerah, khususnya Penerimaan Pembiayaan hanya bersumber dari SiLPA sebesar Rp 63,8 Milyar. Sedangkan pada pos Pengeluaran Pembiayaan kita alokasikan anggaran untuk penyertaan modal Rp 3 Milyar ke Bank Sultra dan Rp 10 Milyar untuk pembentukan Dana Cadangan Pemilu 2024

“Sebagai tindak lanjut dari persetujuan penetapan  selanjutnya Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023 ini akan disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara untuk dievaluasi sesuai dengan amanat Peraturan perundang-undangan. Tujuannya adalah untuk menguji kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang meliputi aspek teknis, material dan legalitasnya. Hasil evaluasinya kembali akan disempurnakan oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan hasilnya dituangkan dalam Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Kolaka Utara.”Tandasnya

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Penjabat Bupati Kolaka Utara Dorong Pengembangan Destinasi Wisata

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr.Ir Sukanto Toding, MSP,. MA., menyoroti dua destinasi wisata utama di daerahnya, yaitu wisata arung...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img