BPS Kolaka Utara Latih 100 Petugas Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022 Tahap I

Hari pertama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka Utara Melatih sebanyak 100 orang Petugas Registrasi Sosial Ekonomi tahun 2022 (Regsosek) selama 6 hari kedepan 28-2 Oktober 2022.di 2 Hotel berbeda di Lasusua.Kegiatan tersebut dibagi menjadi 3 Tahap dan akan diikuti Sebanyak 250 orang Petugas.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sidik menjelaskan kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap Pertama diikuti sebanyak 100 Orang, tahap ke – II akan diikuti 100 orang dan tahap ke -III, sebanyak 50 orang

“Hari ini tahap I sebanyak 100 orang petugas yang mengikuti pelatihan selama 2 hari,Rabu – Kamis 28-29/9/2022, di 2 hotel yang berbeda masing -masing 1 hotel dibagi 2 kelas,”Kata Sidik saat diwawancarai usai membuka pelatihan di salah satu hotel di Lasusua (28/2022).

Sidik mengaku, pihaknya menyiapkan 2 hotel untuk para petugas melaksanakan pelatihan dan menginap.

“Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari kedepan, Tahap ke – II dan ke – III akan dilaksanakan pada hari Jum’at 30-31/9 sampai bulan Oktober Sabtu,1-2/10/2022
Masing-masing 100 dan 50 Orang Petugas,” bebernya

Sidik Merinci, jumlah petugas sebanyak 250 orang petugas yang mengikuti Pelatihan terdiri dari 15 Orang Petugas Registrasi Daerah Kecamatan,(PRDK) Petugas Pemeriksa Data Lapangan (PPDL) sebanyak 53 Orang masing – masing mengawasi 4 orang Petugas Pendata Lapangan (PPL) yang bertugas mendata disetiap Kelurahan dan Desa dan petugas yang langsung mendata dari rumah ke rumah sebanyak 183 orang.

Pihak menegaskan,Setiap 1 orang petugas bertugas mengawasi 1 kecamatan dengan mendampingi,mengawasi dan memeriksa hasil pendataan Petugas Pendata Lapangan yang melakukan pendataan.

“Data yang diterima oleh setiap petugas Kecamatan wajib dicek kembali di lapangan, Jika terdapat kesalahan maka akan diminta melakukan pendataan ulang, sehingga kami menghimbau kepada yang bertugas di lapangan harus mengikuti prosedur yang diberikan Ke mereka masing-masing, ” tegasnya

Menurutnya, Setelah Para petugas mengikuti Pelatihan ini maka pada 15 Oktober – 15 November 2022 mereka sudah diturunkan di 127 Desa dan 6 Kelurahan di 15 Kecamatan melakukan pendataan.

“Para Petugas pendata harus Melaporkan ke masing-masing Kepala Dusun (Kadus) dan meminta untuk didampingi Sekaligus dimintai keterangan akan status sosial setiap warganya baik
kalangan ekonomi bawah hingga menengah dan apakah mereka berstatus kategori miskin, rentan miskin dan kaya,” pungkasnya

Sidik berharap kepada para Petugas yang betugas dilapangan agar mereka melakukan pendataan harus akurat mulai dari titik kordinat hingga foto rumah warga harus diambil dari empat sudut.

” Karena hasil dari pendataan ini nantinya akan menjadi patokan perbaikan data baik perlindungan sosial dan usaha UMKM sehingga dapat terlihat pengelompokannya,Jadi tidak bisa dikarang-karang karena
semua datanya akan dicek kembali kelapangan,” ucapnya

Menurutnya,data Registrasi Sosial Ekonomi ini awal akan diolah pada tahun 2023 mendatang, dengan melalui pemaparan dalam Forum Komunikasi Publik (FKP).

“Yang nantinya akan dihadirkan mulai dari Kepala Desa, Kepala Dusun sebagai penanggung jawab data warganya, Camat,para OPD dan Forkompinda untuk bersama – sama menyaksikan kegiatan yang dimaksud, sehingga kita akan menyatukan keputusan bersama menjadi satu data.” tutupnya

Komentar