Bupati: Mari Bersatu dengan Kesaktian Pancasila

Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh Pada 1 Oktober itu, Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar  berharap dengan kesaktian pancasila mampu mempersatukan masyarakat kolaka utara tidak terkotak-kotak pasalnya jika masyarakat memiliki sekat Bumi Patampanua tidak akan berkembang.

Seperti yang diungkapkannya usai  Upacara hari kesaktian Pancasila di Lapangan Aspirasi Senin (2/10) bahwa dengan hari kesaktian pancasila merupakan alat untuk mempersatukan masyarakat Kolaka Utara, sehingga tidak ada lagi golongan-golongan yang berbeda, melainkan satu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika untuk kemajuan Kolaka Utara.

“Pancasila adalah alat untuk mepersatukan kita dalam membangun Kolaka Utara kedepan, sehingga tidak ada lagi yang terpencar-pencar, golongan dan yang lainnya agar dengan mudah membangun Kolaka Utara, karena untuk apa lagi kita terkotak-kotak, tugas kita ini sangat berat apa lagi visi misi saya itu membangun ekonomi kerakyatan dan untuk mencapai hal yang kita inginkan semua yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita perlu bersatu melalui kesaktian pancasila,”harapnya.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa tercatat dalam sejarah bangsa pembrontakan G30S/PKI, namun dengan kesaktian Pancasila mampu kembali mempersatukan bangsa,”peringatan hari kesaktian pancasila merupakan rentetan peristiwa G30S/PKI, disitu muncul kesaktian pancasila itu, mampu mengembalikan seperti semula dengan mempersatukan bangsa, ”Katanya.

Diapun berharap di Bumi Patampanua setiap tahunnya di peringatai hari kesaktian pancasila sehingga menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat masyarakat terutama pemerintah, sehingga terus mengenang peristiwa besar yang pernah terjadi,”kita berharap bahwa dengan memperingati hari kesaktian pancasila bukan hanya mengenang sejarah lalu, bukan sekarang, tapi kedepannya. Pancasila selamanya menjadi pemersatu bangsa Indonesia,”Tandasnya.

Komentar