24.2 C
Kendari
Rabu, 1 Februari 2023

Cegah Inflasi, Pemda Kolaka Utara Panen Raya Bawang Merah

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Salah satu upaya pemerintah kabupaten Kolaka Utara untuk menangani Inflasi dengan melakukan penanaman tanaman hortikultura jenis bawang, kurang lebih dua bulan pasca ditanam, akhirnya pada Rabu (4/1/2023) desa Rante Baru, Kecamatan Ranteangin panen perdana bawang merah secara seremonial dilakukan Pejabat Bupati Kolaka Utara. 

Pejabat Bupati Kolaka Utara Panriringi, SE, M. Si menjelaskan bahwa salah satu komoditi yang mempengaruhi inflasi adalah bawang merah, namun  di Kolaka Utara bawang merah dapat ditanam secara subur dan kurang lebih dua bulan sudah bisa dipanen langsung. 

“Alhamdulillah upaya kita saat ini untuk menangani inflasi berbuah maksimal dari 500 kg yang ditanam di prediksi bisa mencapai 5 ton yang ditanam di lahan seluas setengah hektar, ” katanya. 

panen raya bawang merah kolaka utara
Ketgam:Pejabat Bupati Kolaka Utara bersama anggota DPRD Kolaka Utara melakukan panen raya bawang merah. 

Bupati menambahkan bahwa nantinya akan dilakukan pembagian kluster setiap kecamatan, pasalnya wilayah Kolaka Utara sangatlah subur dan sangat cocok ditanami tanaman hortikultura. 

“Kita akan melakukan rapat khusus untuk pembagian kluster setiap kecamatan, untuk membagi wilayah komoditi yang akan dikembangkan maupun untuk mengembangkan potensi setiap kecamatan, ” Katanya. 

Bupati menambahkan bahwa dari Kabupaten dan kota yang ada di Bumi anoa hanya dua kabupaten  yang sudah melaksanakan 6 poin penanganan Inflasi termasuk Kolaka Utara. “Untuk penanganan inflasi hanya dua kabupaten yang sudah melaksanakan 6 langkah dan semoga apa yang kita capai dapat kita dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan, ” Harapnya.

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

3 Milyar Untuk Tambat Labuh Kapal Nelayan Kolaka Utara

Masyarakat Desa Lametuna Kecamatan Kodeoha, yang berprofesi sebagai nelayan sebelumnya keluhkan tidak adanya lokasi berlabuh kapal di muara sungai...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img