Dampak Corona Pasar Sunyi, Sembako Turun Harga

Sejak adanya pasien terkonfirmasi ke empat positif Covid-19 di Kolaka Utara, membuat beberapa pasar pusat kegiatan perekonomian tersebut sepi pengunjung yang berdampak pada jatuhnya harga kebutuhan pangan.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Seksi Pendataan Kebutuhan Pokok dan Logistik Dinas Perdagangan Kabupaten Kolaka Utara Astri, bahwa beberapa kebutuhan pokok termasuk sayuran ikut turun harga karena sepinya pengunjung pasar datang membeli.

“Alasan pedagang berdasarkan pendataan kami itu, karena sekarang pasar sunyi jadi harga juga turun, kurang orang yang datang belanja di pasar” Ujarnya saat dihubungi, Senin (4/5)

Astri juga menyatakan bahwa awal Ramadhan harga sempat melonjak naik namun memasuki minggu Kedua Ramadhan harga mengalami penurunan bahkan melampaui harga normal.

“Harga Telur pada April itu Rp 49.000 per rak dan minggu terakhir April itu menyusut ke Rp 43.000 per Rak dan minggu kedua ini harga telur ada yang menjual sampai Rp.35.000 per Rak,”Katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Bawang Merah yang sebelumnya dengan harga Rp.50.000 per Kilogramnya kini menyusut ke Rp.30.000 per kilogramnya,. Bawang Putih dari harga Rp.40.000 turun harga menjadi Rp.35.000 per kilogramnya. Kentang dari harga 20.000 perkilogram turun drastis menjadi Rp.10.000 perkilogramnya, Wortel dari harga Rp.18.000 turun menjadi 15.000 perkilogramnya.

“Cabai Biasa dari harga Rp.20.000 turun Rp.10.000 perkilogramnya. Cabe Kriting dan cabe Merah dari harga Rp.25.000 turun Rp.15.000/kilogram, daging ayam Broiler dari harga Rp.70.000 turun menjadi 50.000 per ekor. Selama Ramadhan daging sapi yang mengalami kenaikan harga, dari harga Rp.120.000 naik menjadi 135.000,”tandasnya.

Penulis : Sulaeha,S.Sos

Komentar