Empat Eselon II Dilingkup Pemda Kolaka Utara Dilantik Bupati Nur Rahman Umar

Empat Eselon II dilantik Bupati Kolaka Utara Drs,H.Nurrahman Umar pada Jumat (18/6/2021) di Aula kantor Bupati Kolaka Utara, Empat eselon tersebut telah melalui proses seleksi yang cukup panjang, dan hasil akhir 4 yang terpilih memiliki nilai tertinggi dari semua hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) terbuka yang dilalui.

Empat orang yang dilantik yakni berhasil menggungguli 8 rekan eselon III sebelumnya dengan nilai tertinggi yakni Andi Darwisa, S.Pd, M.Si. dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, sebelumnya menjabat sebagai Sekretariat Dinas Sosial Kabupaten Kolaka Utara.

Hj. Hasrayani, SP Jabatan lama Sekretaris Pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kini menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Andi Adha Arsyad jabatan lama Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah kini menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Drs. Samsuddin, M.Pd Jabatan sebelumnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup saat ini menjabat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan.

Dikatakan Bupati Kolaka Utara Drs H.Nurrahman Umar bahwa pelantikan tersebut untuk mengisi jabatan yang sebelumnya kosong karena purna bakti. “Pelantikan ini telah melalui assessment yang telah ditetapkan, saya berharap selaku bupati ini agar para eselon II B yang baru saja dilantik meningkatkan kinerjanya yang begitu baik,”Katanya.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa sebelumnya pajabat yang dilantik menjabat eselon III, namun saat ini menjabat eselon II sehingga kinerjanya harus lebih baik dari sebelumnya.” Lebih mebambah kinerjanya tadinya dari eselon III, sekarang sudah eselon II, jadi hatus lebih baik,”Harapnya.

Promosi jabatan adalah hal biasa dalam perjalanan karir seorang pegawai negeri sipil dan juga suatu kebutuhan sekaligus bagian dari proses pembinaan karir di lingkungan pegawai Negeri Sipil. Mutasi atau pelantikan ini kata beliau jangan menimbulkan konotasi negatif yang justru melemahkan semangat kerja akan tetapi jadikan alih tugas tersebut sebagai bagian untuk menunjukkan prestasi serta kemampuan dalam bekerja sehingga pantas untuk menyandang amanah yang diberikan.

“Jabatan merupakan kepercayaan diri pimpinan yang meliputi aspek loyalitas kemampuan kompetensi serta moral yang dimiliki PNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku”Tandasnya. (L)

Komentar