Gubernur Ali Mazi Setujui Pembangunan Bandara Kolaka Utara

Rencana Pembangunan bandara Kolaka Utara di Bumi Patampanua sudah di depan mata, pasalnya tahun 2019 lalu Pemerintah daerah telah menggolontorkan anggaran senilai 15 Milyar untuk pembebasan Lokasi, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi yang mengunjungi langsung Lokasi bandara menyatakan bahwa dirinya mendukung penuh untuk pembangunan bandara di Kolaka Utara sebagai daerah paling Ujung di Bumi Anoa.

Dikatakannya Bahwa Kolaka Utara yang merupakan daerah paling ujung utara Sulawesi tenggara memerlukan waktu Delapan jam dari ibu Kota Sulawesi tenggara, sehingga pembangunan Bandara sangat diperlukan untuk mempermudah aksebilitas.

“Saya sudah mendapatkan surat dari Bupati Kolaka Utara dalam rangka pembangunan bandara Kolaka Utara dan surat tersebut sudah saya tandatangani untuk rekomendasi pada prinsipnya menyetujui untuk pelaksanaan pembangunan bandara Kolaka Utara yang begitu jauh dari pusat Ibu Kota Sulawesi tenggara,yang perjelanannya kurang lebih 8 jam sangat melelahkan,”Katanya.

Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar saat menunjukan lokasi pembangunan bandara Kolaka Utara kepada Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi

Beliaupun menambahkan bahwa pemerintah Sulawesi Tenggara akan mensupport dan memberi dukungan agar pembanguanan bandara di kolaka Utara bisa segera terwujud ,”Selaku pemerintah saya mendukung pembangunan bandara agar segera terwujud dan inilah tujuan sesungguhnya pemekaran”katanya.

Sementara itu dikatakan Bupati Kolaka Utara Drs.H.Nurrarahman Umar, bahawa pembangunan daerah di Kolaka Utara untuk meningkatkan aksesbilitas dan daya saing daerah,”Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk pembangunan bandara yakni kelengkapan administrasi, study kelayakan, bahkan telah sampai pada pembebasan lahan dengan lokasi anggararan Rp. 15 Milyar dan pemebenahan lokasi bandara dengan anggaran Rp,47,7 Milyar,kami berharap dapat dibantu oleg Gubernur Sulawesi tenggara dan dirjen keuangan sehingga pembangunan bandara dapat cepat direalisasikan,”tuturnya.

Bupati menambahkan bahwa saat ini Bappenas tinggal menunggu SK penetapan lokasi dari Menteri Perhubungan, Jika SK tersebut sudah ada maka Bappenas akan memasukkan dalam rencana nasional,”tahun 2021/2022 pembangunan fisik bandara akan dimulai, olehnya itu beban berat yang kami lakukan ini tidak dapat dilakukan dengan sukses tanpa bantuan dari bapak Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai orang yang berpengalaman dan perintis di Sulawesi tenggara,”Tandasnya.

Komentar