29.7 C
Kendari
Rabu, 24 April 2024

Harga Beras Nasional Naik: Bupati Kolaka Utara Gelar Rapat

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Harga beras di seluruh Indonesia mengalami kenaikan, dan Penjabat Bupati Kolaka, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, yang sedang menjalani dinas luar, tetap responsif terhadap isu kenaikan harga tersebut. Dengan sigap, beliau menggelar rapat melalui platform Zoom untuk memahami perkembangan harga beras di Kolaka Utara.

Ir. Mukhlis Bahtiar, Asisten Satu Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, dalam laporannya menyatakan bahwa meskipun harga beras di Kolaka Utara saat ini cenderung normal, musim panen yang sedang berlangsung memerlukan kehati-hatian. Dia menjelaskan bahwa saat ini Kolaka Utara sedang dalam masa panen, tetapi wilayah ini hanya mampu memenuhi 15-20 persen kebutuhan pangan setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlu diwaspadai kemungkinan kenaikan harga setelah musim panen berakhir.

“Kita di Kolaka Utara sedang panen raya, sementara luasan kita berdasarkan informasi dari kepala dinas ketahanan pangan, luas lahan kita hanya 1600 hektar. Saya ada ke khawatiran itu hanya mampu mensuplai kebutuhan 15-20 persen dari kebutuhan pangan kita setiap tahunnya, sehingga saya khawatir jangan-jangan setelah selesai panen ini harga beras kembali naik,”Katanya.

Sementara itu, Suheda, Kepala Bagian Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, menjelaskan bahwa Kolaka Utara saat ini tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi nasional. Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk Kolaka Utara beberapa bulan terakhir masih dalam batasan normal.
“Setiap zoom di hari senin dengan mendagri itu kita tidak masuk 10 besar inflasi tertinggi dan juga tidak masuk terendah secara nasional, IPH minggu terakhir di bulan Oktober sebesar 0,957 Persen,dan perkembangan dari minggu ke minggu IPH Kolaka Utara batas normal dan Kolaka Utara untuk sementara aman,”Jelasnya.

Astri S, Kom, dari Seksi Analisis Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kolaka Utara, menyatakan bahwa harga beras di Bumi Patowanua masih stabil, meskipun terjadi peningkatan harga dari Rp 11.750 menjadi Rp 12.500 berdasarkan pantauan tiga responden.
“Untuk harga beras Kolaka Utara itu masih stabil, dan kami setiap minggu itu memantau harga pasar untuk memastikan harga di masyarakat, harga rata-rata di tiga responden itu Rp 11.750, “Katanya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menggarisbawahi pentingnya peran Dinas Perdagangan dalam memantau perkembangan harga. Beliau berharap agar posko inflasi diperkuat, website pengendalian inflasi dibuat, dan bagian ekonomi bertanggung jawab untuk memantau harga pasar secara aktif. Peningkatan sensitivitas terhadap perubahan harga juga menjadi fokus, dan upaya lebih intensif untuk mengoptimalkan sistem informasi harga diharapkan dapat membantu mengatasi kenaikan harga beras.

“Dengan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, perdagangan, dan masyarakat, harga beras di Kolaka Utara dapat ditekan sehingga tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Perhatian terhadap indeks perubahan harga dari bulan ke bulan menjadi kunci dalam menghadapi perubahan harga, dan kepercayaan publik juga harus diperhatikan dalam upaya mengendalikan inflasi,”Harapnya.

Semua upaya ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras di Kolaka Utara dan mencegah terjadinya kenaikan harga yang signifikan.”Semua pihak bekerja keras untuk menjaga harga beras tetap stabil di Kolaka Utara. Dengan kerjasama yang kuat, kita berharap harga tetap terkendali, memberikan keamanan harga bagi masyarakat,”Tutupnya.

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemuda Gencar Dilakukan Kesbangpol

Selasa (23/4), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka Utara telah sukses menggelar acara sosialisasi pendidikan politik di...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img