Jamaah Khalwatiyah Kolaka Utara Dukung Pemerintah Lawan Radikalisme

Saat ini berbagai Aliran kepercayaan bermunculan dan menimbulkan berbagai polemik hingga memecah persatuan serta membuat aliran-aliran baru yang bertentangan dengan norma-norma Islam, namun tidak dengan kelompok jamaah yang berada di Kec. Ngapa Kab. Kolaka Utara dengan nama Jamaah Khalwatiyah Samman.

Khalwatiyah Samman yang berpusat di Maros, Sulawesi Selatan memiliki metode berbeda dengan jemaah tarekat lain. Zikir mereka ini lebih dikenal dengan nama Ma’rate atau dalam bahasa Arab disebut ratib.

Zikir yang dilakukan oleh jemaah tarekat ini dilakukan rutin usai shoalat Isya.

Gerakan zikir ini menggambarkan sebuah pohon yang di terpa angin kencang yang membuat daun-daunnya ikut terhempas ke tanah. Perumpamaan itulah yang menurut mereka sebagai upaya menggugurkan dosa dengan terus menyebut nama Allah. Selain itu, zikir ini juga sebagai bentuk penyatuan antara Tuhan dengan makhluk-Nya.

“Jadi gerakannya ini maknanya sangat banyak. Salah satunya ini menggugurkan dosa seperti pohon yang diterpa angin dan daunnya berjatuhan. Sebenarnya, zikir ini kita anggap zikir biasa, karena masih ada satu lagi zikir dalam tarekat kami yang lebih besar. Tapi dilakukan di waktu tertentu saja, seperti kalau ada wabah atau kondisi negara sedang goncang,”
Ungkap salah satu Khalifah Jamaah tarekat Khalwatiyah Kab. Kolaka utara Bapak Andi Hamka.

Beliau juga menerangkan Pada awal kehadiran Jamaah tarekat Khalwatiah samman di Kec. Ngapa Kab. Kolaka Utara memang mendapat perhatian khusus oleh pemerintah dan masyarakat sekitar yang salah menjadi salah satu perhatian adalah pada saat menjalankan metode Zikirnya yakni dengan dilantunkan dengan nada yang cukup keras bahkan sampai jamaahnya kehilangan kesadaran hingga tersungkur jatuh. Namun seiring berjalannya waktu dan diberikan penjelasan oleh jamaah tarekat khalwatiah samman kepada Pemerintah dan masyarakat setempat akan dasar daripada kegiatan peribadatan mereka dan diterima dengan baik. Hal ini bisa dilihat dengan terus bertambahnya jumlah jamaah tersebut dan telah mendirikan beberapa Masjid di wilayah Kab. Kolaka Utara.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam melangsungkan kegiatan-kegiatan peribadatannya akan sepenuhnya memperhatikan dan mendukung apa yang menjadi program pemerintah khususnya dalam pencegahan gerakan paham ajaran radikalisme yang ingin membawa perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis dan ekstrem. “Kami akan selalu menjalin hubungan silaturahmi yang baik dan menjaga persatuan umat beragama,”Tuturnya.

Hal ini dapat dilihat waktu Jamaah Khalwatiyah samman khususnya di Kecamatan Ngapa menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad dengan cara terbuka dan juga dihadiri oleh beberapa kalangan masyarakat diluar dari Jamaah Khalwatiyah samman.

Pihak Pemerintah khususnya Kementerian Agama Kabupaten Kolaka utara bersama-sama dengan stakeholder terkait akan terus melakukan pengawasan setiap perkembangan yang ada khususnya di wilayah Kab. Kolaka utara dalam mengantisipasi dan akan memerangi gerakan Radikalisme baik perorangan maupun kelompok demi menjaga keutuhan NKRI. (L)

Komentar