Komunitas Parenting Kolut Bersama Dinas PPPA Sukses Laksanakan Seminar Pencegahan KtPA & TPPO

Dinas PPPA bersama SIMAL Kolaka Utara Sukses laksanakan Seminar Pencegahan KtPA & TPPO

Komunitas Parenting Sekolah Ibu dan Istri Milenial (Simal) Indonesia, bersama dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sukses menggelar Seminar pencegahan kekerasan  terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada Sabtu (24/9/2022) di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara


Kegiatan Seminar tersebut dirangkaikan dengan Launching Simal Indonesia, Kolaka Utara. Kegiatan launching dan seminar parenting itu di resmikan langsung dengan Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muchlis Bahtiar S,Pi,MP, dan disaksikan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Murni Baso, Dinas Perpustakaan, Sahrir di Kantor Perpustakaan, Pengurus Simal dan para peserta seminar.

Dijelaskan Asisten Satu Bidan Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kolaka Utara Muchlis Bahtiar S,Pi,MP didaulat mewakili Penjabat Bupati dalam sambutannya “Saya selaku Bupati sangat berharap kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat baik yang belum maupun telah berkeluarga dapat bergabung karena ilmu parenting yang baik dan benar sangat berpengaruh dalam pola didik anak untuk menciptakan generasi muda milenial yang berakhlak serta berbudi pekerti mulia dengan landasan karakter-karakter yang baik,” ujar Muchlis dihadapan para peserta seminar.

Menurutnya, dengan ilmu parenting dapat menekan kasus-kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dimasyarakat akibat masalah ekonomi,budaya patriarki,pihak ketiga,perbedaan prinsip dalam berumah tangga menjadi beberapa faktor terjadinya KDRT.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini ilmu parenting minimal masyarakat dapat memahami dan menerapkan ilmu parenting dengan benar sebagai salah satu solusi kerhamonisan dalam keluarga tetap terjaga,” ucapnya

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Murni Baso menyampaikan dengan meningkatnya Perkembangan era digital dengan tehnologi yang semakin canggih seperti akses mudah ke media sosial sangat memungkinkan membawa pengaruh yg besar terhadap perkembangan anak,seperti terganggunya motorik maupun emosional anak,sehingga Seminar Pencegahan KtPA & TPPO sangat perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan.

” Melalui kegiatan SIMAL yang bekerja sama dengan Dinas PPPA ini diharapkan dapat meningkatkan ilmu para peserta tentang pola pengasuhan dan pendidikan anak di era digital, serta komunikasi efektif orang tua dan pendidikan kepada anak, sehingga anak-anak dapat dididik dengan baik dapat terlindungi dari pengaruh buruk teknologi informasi dan pada akhirnya dapat terbangun karakter anak yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak sekaligus mewakili Pemerintah Kabupaten memberikan apresiasi kepada semua panitia dan peserta yang telah melaksanakan kegiatan launching Simal dan seminar parenting.

“eksistensi negara Indonesia pada masa depan tercermin dari kualitas hidup anak baik fisik maupun psikis, untuk menjamin terpenuhinya kualitas hidup anak. Maka pemerintah wajib dan bertanggung jawab dalam amanah dalam pemenuhan hak anak,” bebernya

Melalui kegiatan SIMAL ini pihaknya berharap, dapat meningkatkan ilmu para peserta tentang pola pengasuhan dan pendidikan anak di era digital, serta komunikasi efektif orang tua dan pendidik kepada anak, sehingga anak-anak dapat dididik dengan baik dapat terlindungi dari pengaruh buruk teknologi informasi dan pada akhirnya dapat terbangun karakter anak yang berkualitas.

“Sebagai pemerintah saya selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak memberikan apresiasi kepada semua pihak khususnya para Pendiri SIMAL, kedepan dapat menjadi mitra strategis dalam upaya-upaya perlindungan perempuan dan anak khususnya penguatan pencegahan dimana dalam tahun 2022 ini, angka kasus dampingan Dinas PPPA Kolaka Utara untuk kasus kekerasan anak dan perkawinan dini sangat tinggi,” terangnya

Hal senada juga diungkapkan oleh Penanggung jawab Simal Indonesia kolaka utara, Nurlia muchtar menjelaskan awal terbentuknya Simal di Kolaka Utara didasari keresahan para Ibu – Ibu Rumah Tangga atas tingginya kasus perceraian, kasus KDRT, dan kekerasan seksual pada anak yang terus meningkat akhir – akhir ini. “Sehingga dari dasar itulah muncullah sebuah gagasan untuk membuat sebuah komunitas dengan diberi nama Sekolah Ibu dan Istri Milenial (Simal) karena kami menyadari bahwa perempuan itu adalah tiang atau benteng negara ,” jelasnya

Menurutnya, selain dari itu salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak tidak lain karena kurangnya edukasi maupun sosialissasi di masyarakat serta pola didik yang belum memadai saat ini.

“Anak – anak sekarang kalau kami melihat kebanyakan di bekali gadget,dan smartphone, padahal seharusnya kita harus diberi pemahaman ilmu Agama sejak dini dari para orang tua, tetapi hari ini sudah mulai luntur dan terkadang para orang tua sudah mulai masa bodoh, misalnya sedikit saja anaknya menangis langsung di kasih saja HP, sehingga kebanyakan anak ketergantungan ,” pungkasnya.

Komentar