Kunjungan Direktur PAUD dan DIKMAS Kemendikbud Sosialisasi PAUD Holistik interaktif di Kolaka Utara

Direktur PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasbi beserta rombongan melakukan kunjungan ke Kolaka Utara, dalam rangka sosialisasi PAUD holistik interaktif, Kamis (3/10/2019).

Kehadiran M Hasbi di Kolaka Utara Bumi Patampanua disambut tari paduppa yang merupakan salah satu tarian suku bugis untuk menyambut tamu dan pengalungan cendera mata oleh siswi taman Kanak-Kanak.

Para siswi cilik Taman Kanak-kanak memperagakan tari Paduppa menyambut kedatangan Direktur PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasbi beserta rombongan di aula Islamic Center Kabupaten Kolaka Utara Kamis (3/10/2019). (Foto: Kominfo/Harmawan,S.SI)

Usai pengalungan, dengan wajah sumringa direktur langsung menyalami para siswi satu persatu.

Hadir pada acara tersebut Forkopimda Kabupaten Kolaka Utara, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Bunda PAUD Kabupaten Kolaka Utara dan tamu undangan lainnya.

Acara sosialisasi dimulai dengan lauching peraturan Bupati Kolaka Utara tentang wajib PAUD ditandai dengan penyerahan peraturan Bupati Kolaka Utara kepada direktur PAUD dan DIKMAS Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dilanjutkan penyerahan Surat Keputusan pendirian TK PAUD percontohan dan TK Negeri Pembina.

Drs. Ashar Asisten I Kabupaten Kolaka Utara. (Foto: Kominfo/Harmawan,S.SI)

Didalam sambutan Bupati Kolaka Utara, yang dibacakan Asisten I Drs. Ashar, mengatakan PAUD merupakan bagian penting dari pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam mensukseskan visi menjadikan Kolaka Utara sebagai Kabupaten Madani di Sulawesi Tenggara.

“Saya meyakini bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang madani, pendidikan harus di mulai dari usia dini,” katanya.

Senada dengan hal itu, Direktur PAUD dan DIKMAS mengatakan bahwa hanya sedikit pemerintah daerah yang mampu membuat kebijakan yang berpihak ke PAUD karena hasilnya baru akan dinikmati setelah 20 sampai 25 tahun mendatang.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara adalah salah satu Kabupaten yang berani membuat kebijakan itu.

“Saya yakin bahwa Bupati Kolaka Utara beserta Jajarannya mempunyai visi yang jauh kedepan yang menyadari kalau pembangunan tidak hanya di bidang infrastruktur tetapi yang paling penting adalah pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari usia dini,” ungkapnya. (Mc Kab. Kolaka Utara Mawan/toeb)



Apa itu Paud & Paud Holistik?

Menurut Wikipedia: Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal[1].

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 (enam) perkembangan: agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini, yaitu:

Pertama:Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.

Kedua: Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah, sehingga dapat mengurangi usia putus sekolah dan mampu bersaing secara sehat di jenjang pendidikan berikutnya.

Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun (masa emas).

Ruang lingkup Pendidikan Anak Usia Dini, di antaranya: bayi (0-1 tahun), balita (2-3 tahun), kelompok bermain (3-6 tahun), dan sekolah dasar kelas awal (6-8 tahun).

Pengembangan PAUD holistik integratif adalah pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam, meliputi berbagai aspek fisik dan non-fisik, termasuk mental, emosional, dan sosial.

Komentar