Lima Instalasi Pengelolaan Air Limbah Puskesmas Akan di Bangun Tahun 2021 Ini

Tahun 2021 ini ada lima Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang mendapat jatah pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Biaya per unit yang dihabiskan untuk merealisasikan sarana tersebut berkisar Rp 500 juta.

Kepala Dinas Kesehatan Kolut, Irham, menjelaskan, lima Puskesmas tersebut berada di Rante Angin, Mala-Mala, Wawo, Tiwu dan satu lainnya IPAL Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Biaya pembangunan kelima unit tersebut menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN). “Jadi tersisa dua Puskesmas belum punya IPAL yakni Tolala dan Porehu. Kami usul tahun depan agar bisa terealisasi hingga semua PKM di Kolut punya instalasi,” harapnya, Rabu (19/5).

IPAL tersebut sambung Irham merupakan hal wajib yang dimiliki Puskesmas karena berfungsi sebagai sarana pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan yang dihasilkan dari tempat pelayanan tersebut. Contohnya terkait kegiatan cuci alat kesehatan, MCK dan aktivitas laboratorium lainnya. Ketika Puskesmas memiliki IPAL, hasil dari upaya penyaringan dan pembersihan limbah bisa diketahui kadarnya apakah sesuai standar Kementerian.

“Misalnya jika kadar kimia dan bakterinya itu melebihi ambang batas maka harus ditreatment lagi hingga batasan angkanya memenuhi,” papar Irham. Semua Puskesmas juga perlu melakukan pemeliharaan rutin ke media itu dan tidak sekadar dibuat semata. Utamanya soal debit air limbah itu perlu kerap dicek, pemeriksaan sampel air serta fungsi-fungsi alat penunjangnya. Diharapkan IPAL ini bisa dimanfaatkan dan dipelihara sebagaimana meatinya guna menjalani fungsinya dengan baik.


Berita ini sebelumnya telah terbit di kendaripos dan ditebitkan kembali disini dengan melakukan penyesuaian. Sumber asli dapat Anda lihat di sini.

Komentar