Pemda Kolut Genjot PAD

Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara (Kolut) tengah menggenjot agar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini dapat tercapai dengan maksimal, Seperti yang diterangkan oleh Wakil Bupati Kolut H.Abbas pada Rapat evaluasi PAD di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara Kamis (12/10).

Target PAD Kolut tahun ini mencapai Rp 9.741.585.140 namun tercapai hanya Rp.5.580.228.766 atau persentase 57,3%, “PAD kita saat ini belum mecapai target, tapi kita upayakan kingga akhir tahun target PAD kita bisa tercapai,”katanya.

Ada Sepuluh SKPD di Bumi Patampanua yang ditarget PAD, namun memasuki triwulan ke Empat Sembilan SKPD belum bisa memenuhi Target PAD yang telah ditetapkan dengan alasan bervariasi, Dinas Pertanian dengan target PAD Rp.10.000.0000 namun terealisasi hanya  Rp.2.700.000 dengan alasan PAD yang dipungut hanya berasal dari rumah potong hewan, namun Perda tersebut telah di cabut, sehingga Pertanian kini tak memiliki pemasukan PAD lagi.

Hanya Dinas perhubungan yang berhasil melebihi target PAD yang ditetakan yakni target Rp.596.220.000 berhasil mengumpulkan PAD sebanyakn Rp.846.036.000 dengan persentase 141,9 %, Dinas PU target 981.219.130 terealisasi 406.642.562 dengan persentase 41,9%.Dinas Pertanian di target Rp.10.000.000 terealisasi Rp.2.700.000 dengan persentase 27,0%, Dinas Kesehatan di target Rp.400.000.000, terealisasi Rp.194.995.000 persentase 48,7%, Dinas kelautan dan perikanan Rp,12.000.000 terealisasi Rp.6.650.000 persentase 55,4%.

Dinas Pariwisata Rp.30.000.000 tercapai hanya Rp.17.840.000 dengan persentase 59,5%, Dinas Lingkungan Hidup target Rp.100.020.000 terealiasi Rp.43.834.000 persentase 43,8%, Dinas Penanaman Modal dan PTSP target Rp.127.500.000 terelaisasi Rp.126.079.000 dengan persentase 98,9%. Bagian pemerintahan target Rp.50.400.000 tercapai Rp.8.600.000 persentase 17,1% dan Badan Keuangan Daerah bidang Pajak Rp.7.434.226.010 tercapai Rp.3.926.852.204 Persentase 52,8%.

Dikatakan Wabup Kolaka Utara H.Abbas bahwa masih banyaknya Instansi yang belum mencapai target PADnya saat ini karena adanya beberapa kendala, namun pihaknya tengah berupaya mencari solusi agar PAD dapat tercapai hingga di penghujung tahun, pasalnya PAD tahun ini akan menjadi referensi PAD pada tahun 2018 mendatang, dirinyapun siap mengawasi PAD kolaka Utara, dan menggali potensi lain yang bisa menjadi sumber PAD.

“Kalau  di ijinkan oleh Pak Bupati saya akan mengawasi langsung PAD ini, selain PAD kita yang sekarang dan kita harus menggali potensi lain yang bisa menjadi sumber PAD,”katanya.

Komentar