Penghargaan kendari pos kepada bupati Kolaka Utara Sebagai tokoh inovatif

Tahun 1997 menjadi masa keemasan tanaman Kakao di Kolaka Utara. Krisis moneter yang melanda Indonesia tahun 2008 malah menjadi berkah luar biasa bagi petani kakao di daerah Kolaka Utara. Harga kakao meroket dan kesejahteraan masyarakat meningkat signifikan. Namun, tahun 2000-an, tanaman kakao ini diserang hama dan perlahan masyarakat meninggalkan tanaman kakao beralih pada komoditi lainnya.

Pada era kepemimpinan Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., sebagai Bupati Kolaka Utara, komoditi kakao kembali menjadi perhatian luar biasa. Revitalisasi kakao menjadi bagian dari program prioritas dalam membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Nur Rahman ingin mengembalikan masa kejayaan kakao di Kolaka Utara.

Potensi kakao di Kolaka Utara mencapai 87 ribu hektar dan 43 ribu hektar harus segera direvitalisasi. Revitalisasi kakao ini diyakini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat 80 persen bagi mereka yang bergelut di bidang perkebunan kakao. Bibit kakao yang telah didistribusi ke masyarakat sudah mencapai jutaan pohon. Bibit Kakao Sambung Pucuk yang sudah tersertifikasi. Produksinya bisa mencapai 3,5 ton per hektare. Tujuh kali lipat dari produktivitas tanaman kakao yang selama ini ditanam masyarakat. Usia 10 bulan sudah berbunga dan 18 bulan sudah berbuah.

Selain persoalan revitalisasi Kakao, Nur Rahman-H Abbas tentunya bekerja keras dalam mewujudkan visi mereka menjadikan: Kolaka Utara sebagai Kabupaten Madani di Sulawesi Tenggara. Terdapat tiga pilar utama dalam visi tersebut yakni tatakelola pemerintahan yang baik; akselerasi pembangunan dan pelayanan serta masyarakat madani. Masyarakkat Madani artinya kondisi dimana konstruksi sosial dan kelembagaan masyarakat berkembang dan menguat dalam basis yang berbudaya, berkarya dan berakhlak mulia dalam tatanan kehidupan madani.

Atas segala dedikasinya membangun Kolaka Utara, dengan bangga Harian Kendari Pos menganugerahkan penghargaan kepada Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., Bupati Kolaka Utara sebagai Tokoh Inovatif Pemerintahan: Kembalikan Kejayaan Kakao di Kolaka Utara.