Pengurus P2KP Kolaka Utara di Lantik

Pengurus Pusat Pelatihan Klinik Terpadu Primer (P2KP) Kabupaten Kolaka Utara dilantik oleh Ketua Indonesian Society of Obstetrics and Gynecology (Pogi) Sulawesi Tenggara dr.Marwan Abbas,Sp,OG pada Sabtu 14 Desember 2019 di Islamic Center Mesjid Agung Bahru Rasyad WalIttihad Kolaka Utara.

P2KP Kolaka Utara yang di ketua dr.Syarif Nur,M.Kes,Sp,OG, Wakil Ketua satu dr.Hj.Rahmawati,wakil Ketua Dua Ketua IBI, Sekretaris dr.Nurlela, bendahara Nurlina,S.ST, Pelatih yakni dr.Syarif Nur,M.Kes,Sp,OG, dr.Hj.Rahmawati, dr.Nurlela, Nurlina,S.ST,Yuslinda, S.ST,Kaiyum Indarwatu,S.ST,M.Kes, Wa Hadidjah ,Amd,Keb, Sumriana.Amd,Keb, Jusriani Amd,Keb dan Agustina Amd,Keb.

Dengan adanya P2KP ini, kompetensi bidan di Kolaka Utara semakin meningkat apalagi Kolaka Utara saat ini memiliki ratusan bidan Sehingga kemampuan dan kualitas dari bidan ini dapat di pantau melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh P2KP, dan untuk peningkatan kualitas bidan tidak lagi harus mengikuti pelatihan diluar daerah, melainkan dengan adanya P2KP para bidan dari luar daerah dapat mengikuti pelatihan di Bumi Patampanua Kolaka Utara.


Dikatakan Direktur Utama BLUD RS Djafar Harun Kolaka Utara bahwa Bidan adalah ujung tombak pelayanan ibu dan anak sangat membutuhkan pelatihan sehingga para bidan Kolaka Utara memiliki kemampuan yang terlatih untuk melakukan tugas-tugas kebidanan.

”Dengan adanya P2KP ini para bidan tidak perlu lagi jauh-jauh membuang biaya dan menghabiskan waktu yang lama lagi tentu akan bermuara pada pengawasan dan tanggung jawab dan kita akan memantau langsung kemapuan para bidan,”katanya.

Dikatakan Wakil Bupati Kolaka Utara H. Abbas saat membuka kegiatan menyatakan bahwa pelayan pada ibu hamil dan anak sudah sangat luar biasa, namun kata dia pola pikir masyarakat harus diubah pasalnya mendatangi pelayanan kesehatan merupakan hal yang dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, sehingga dengan adanya kegiatan tersebut para tenaga kesehatan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mendatangi pusat pelayanan kesehatan untuk melahirkan atau sekedar hanya memeriksakan kandungan.

“Saya meminta kepada kita semua untuk tidak henti-hentinya menghimbau kepada semua masyarakat kita untuk mendatangi pusat pelayanan dan para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik, pasalanya jika kegiatan dilaksankan diluar daerah jumlah peserta dari kolaka utara akan terbatas, kegiatan ini jangan disia-siakan,”harapnya.

Komentar