Provinsi Tak Kunjung Kucurkan Bantuan, Porprov 2018 Kolaka Utara Terancam Batal

Di daulatnya Kolaka Utara menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 tahun ini, membuat bumi patampanua terus melakukan persiapan termasuk melakukan pembenahan pada venue-venua yang akan digunakan untuk laga bertanding berbagai Cabang Olahraga, Namun hingga 2018 bantuan dari pemerintah Provinsi untuk porprov tidak juga di kucurkan, sehingga Kolaka utara  sebagai tuan rumah tidak lagi bersedia menjadi pelaksana Porprov 2018.

Seperti yang diungkapkan Bupati Kolaka Utara Drs.Nur Rahman Umar bahwa Wakil Bupati dan Sekda Kolaka Utara tengah melakukan konsultasi dengan pihak provinsi terkait ketidaksediaan Kolaka Utara menjadi tuan rumah,”Pak wakil Bupati dan Pak Sekda ke Kendari untuk rapat bersama pihak provinsi mengenai ketidaksediaan Kolaka Utara untuk menjadi tuan rumah Porprov, alasan yang kami kaji karna sudah tiga tahun berturut-turut sejak 2015, 2016, dan 2017 sepeser pun bantuan dari provinsi tidak diberikan untuk Kolaka Utara,”ujarnya.

Bupati mengungkapkan Kolaka Utara bukannya tidak sanggup menjadi tuan rumah Porprov secara fisik, karena saat ini fasilitas lapangan olahraga yang disiapkan Pemda Kolaka Utara sudah hampir rampung minus stadion.

“Bukan karna Kita tidak sanggup dalam arti fisik, sebenarnya fasilitas untuk pertandingan Cabor hampir semua  rampung, tapi jika semua kita rampungkan kembali masih membutuhkan dana kurang lebih Rp.20 Milyar secara keseluruhan dan ini sangat memberatkan Pemda jika anggaran tersebut seluruhnya dibebankan pada APBD Kolaka Utara.

Sejak tahun 2015 kata dia, pihak provinsi berjanji mengucurkan anggaran Porprov di Kolaka Utara namun hingga kini tidak ada realisasi “Porprov adalah kegiatan pemerintah Provinsi, kita (red:Kolaka Utara) hanya pelaksana kegiatan, tahun 2015 saat itu masih pak Rusda Mahmud sebagai Bupati menyampaikan ke Gubernur dan Sekda dan mereka akan menganggarkan tapi tidak juga tidak dianggarakan, apalagi anggaran APBD kita sangat terbatas,”terangnya.

Kedatangan Ketua Koni Sulawesi Tenggara sekaligus Sekda Porovinsi Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas di Kolaka Utara, tahun 2017 lalu telah berjanji akan mengucurkan dana Porprov di perubahan anggaran Tahun 2017 sebanyak Rp.5 Milyar namun ternyata anggaran tersebut belum juga ada.“Waktu pelantikan pengurus Koni Kolaka Utara, kita dijanji akan diberikan bantuan Porprov sebanyak Rp.5 Milyar tapi sampai sekarang belum ada,”Tandasnya.

Komentar