Produksi Kakao Meningkat Berkat Revitalisasi

Revitalisasi Kakao yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara kini sudah menuai hasil pasalnya, meski tidak memasuki musim panen namun hasil revitalisasi tersebut sudah mulai dinikmati sejak tahun 2020 lalu.

Dijelaskan H.Sultan Pemilik CV.Sejahatra yang ditemui di gudangnya menyatakan bahwa saat ini hasil dari revitalisasi kakao sudah dinikmati masyarakat, dalam satu tahun terakhir produksi kakao semakin meningkat dan di prediksi 2022 mendatang produksi akan meningkat ke persentase 50 persen.


“Ini saja bukan musim, dalam 10 hari kami bisa mengirim coklat (Kakao) ke Surabaya 4 sampai 5 Kontainer, ini menandakan program pak bupati ini berhasil dan dinikmati oleh masyarakat yang menanam coklat”Ujar Sultan saat ditemui di Gudang penampungan kakao miliknya.

Diapun menambahkan bahwa kualitas kakao yang dimiliki Kolaka Utara masuk dalam standar pasar internasional, jika biasanya biji kakao itu kecil Namun sekarang besar bahkan dalam jumlah 90 biji sudah naik hingga Satu kilogram.

“Saya sudah 8 tahun berdagang, biasanya kalau akhir tahun, kita sudah tidak bisa menjual karena bukan musim, tapi ini bukan musim, Alhamdulillah ada terus coklat yang masuk dan kita jual” Katanya.

Selama Setahun kata dia dirinya menjual Kakao kurang lebih 1.300 Ton, Jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya mencapai 800 Ton” Mulai tahun lalu (2020) sudah banyak coklat yang masuk dan tahun ini lebih banyak lagi dan tahun depan itu naik 50 persen,”Katanya.

Sebagai pedagang kata dia, berkat progam revitalisasi kakao, akhirnya banyak masyarakat terbantu” kami ini tidak mau banyak bicara dan kita liat bukti fisiknya, dan kakao paling banyak itu dari daerah utara,”Tandasnya. [L]

Komentar