24.9 C
Kendari
Rabu, 24 April 2024

Randis di Kolaka Utara Segera Dipasangkan Sticker untuk Menertibkan Penggunaan Pribadi

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Pemerintah kabupaten Kolaka Utara melakukan penertiban kendaraan dinas (Randis), khususnya penggunaan kendaraan dinas roda empat. Kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan penggunaan kendaraan dinas yang sering kali dipasangi plat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKBw).

Diketahui bahwa ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberikan amanah menggunakan Randis seharusnya hanya untuk pelaksanaan tugasnya, namun sering disalahgunakan dengan berbagai alasan. Salah satu langkah penertiban yang dilakukan adalah dengan memasang stiker Randis milik Pemkab Kolaka Utara. Hal ini bertujuan agar masyarakat juga dapat mengawasi penggunaan Randis yang tidak sesuai peruntukannya.

Saat ini, tercatat lebih dari 1600 unit kendaraan dinas milik Pemkab Kolaka Utara, dengan lebih dari 200 unit roda empat yang menjadi fokus utama pengawasan.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Haeril Imran, penggunaan plat kendaraan yang tidak sesuai TNKB akan menyulitkan pengawasan terhadap Randis tersebut, sehingga sangat berpotensi disalahgunakan.

“Contohkan bentuk penyalahgunaan Randis antara lain, untuk mudik padahal sudah ada surat edaran bupati tentang larangan penggunaan Randis untuk mudik. Pemasangan stiker pada Randis diharapkan mampu mengurangi penyalahgunaan Randis oleh oknum ASN yang diberikan fasilitas oleh pemda untuk kelancaran pelaksanaan tugas satuan kerjanya,”Katanya.

Berdasarkan surat edaran bupati, sanksi atas penyalahgunaan Randis adalah berupa penarikan dan pengguna Randis wajib menjaga dan merawat Randis dari kehilangan dan penurunan fungsi. Kehilangan akibat kelalaian pengguna dikenakan sanksi tuntutan ganti rugi (TGR).

“Pemasangan stiker ini juga bertujuan untuk mencegah penggunaan BBM subsidi oleh Randis yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat umum,”Jelasnya.

Lebih lanjut, Haeril Imran menjelaskan bahwa seharusnya Randis menggunakan BBM non subsidi yang masing-masing Randis dianggarkan inklusif dengan belanja pemeliharaan Randis,” jadi silahkan digunakan,”tambahnya.

Meskipun beberapa mobil dinas tertentu dikecualikan, seperti mobil Bupati, Pimpinan DPRD, dan eselon II, namun pengawasan terhadap penggunaannya tetap dilakukan. “Untuk mobil dinas ada pengecualian namun tetap akan diberikan tanda,” katanya.

Pemasangan stiker pada Randis dijadwalkan berakhir pada tanggal 11 Februari 2024, dengan harapan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan terhadap penggunaan kendaraan dinas milik pemerintah kabupaten Kolaka Utara.

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemuda Gencar Dilakukan Kesbangpol

Selasa (23/4), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka Utara telah sukses menggelar acara sosialisasi pendidikan politik di...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img