Safari Jurnalistik Kendaripos Dukung Pemkab Kolaka Utara Kembalikan Kejayaan Kakao dan Berikan Cendera mata

bupati-kolaka-utara-nur-rahman-umar-menerima-cendera-mata-dari-Dirut-Kendari-Pos-Irwan-Zainuddin-di-safari-jurnalistik

Publikasi ini sebelumnya telah terbit di halaman media Kendaripos dan diterbitkan kembali di sini. Sumber langsung klik di sini.


Perjalanan Safari jurnalistik media Kendari Pos sudah mencapai titik terjauh dari pusat ibu kota provinsi yakni Kabupaten Kolaka Utara. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Selatan itu dikunjungi Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin bersama jajaran direksi dan manajemen, Selasa (17/9).

Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar menyiapkan waktu dan tempat untuk menyambut tamunya, para petinggi surat kabar harian terbesar di Sultra. Bupati Nur Rahman Umar memaparkan beragam program strategisnya membangun Kolaka Utara. Dialektika terbangun dalam pertemuan dua petinggi lembaga berbeda itu.

Membuka perbincangan, Nur Rahman menyambut hangat kehadiran direksi dan menajemen Kendari Pos, mengingat waktu dan jarak tempuh dari Kota Kendari sangat jauh dibanding kabupaten lain. Nah, demi memangkas jarak dan waktu demi masyarakatnya efektif meningkatkan derajat kehidupan, Nur Rahman Umar kukuh membangun bandar udara. Saat ini, dalam proses pembebasan lahan. “Makanya Pemda berani membangun bandara karena program Pemda langsung menyentuh lumbung mata mencaharian sumber perekonomian masyarakat yakni kakao,” tuturnya.

Program revitalisasi kakao jadi prioritas Nur Rahman Umar dalam program pemerintahannya demi mengembalikan kejayaan kakao di Kolaka Utara. Bayangkan saja, sumber pendapatan 80 persen rakyatnya bertumpu pada komoditas kakao. “Jika kita sukses mendorong sumber pendapatan mereka maka secara tidak langsung sektor lain juga ikut menyesuaikan,” tuturnya.

Nur Rahman Umar percaya, ketika keuangan masyarakat mumpuni maka aspek pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat akan baik pula. Sebab, para orang tua akan memilih perguruan tinggi dan pelayanan kesehatan terbaik bagi anak-anaknya.

Mengejar popularitas dengan membangun proyek spektakuler bisa saja dilakukan Nur Rahman Umar. Namun dia tak memilih cara instan melambungkan namanya di Bumi Patampanua. Misalnya, membangun jembatan penghubung antardesa yang dilengkapi taman apung. “Cukup Rp.20 sampai Rp.25 miliar saja bisa kita lakukan dan ramai orang bertepuk tangan. Tapi bagi masyarakat menengah ke bawah tidak seperti itu jika perut masih lapar,” analogi Nur Rahman Umar.

Revitalisasi memang butuh pengorbanan tenaga dan dana besar karena tidak sekadar beli bibit, disalurkan dan tugas selesai. Bisa dibayangkan, ada sekira 43 ribu hektare target revitalisasi kakao. Prosesnya panjang mulai dari pemilihan bibit, semai, penebangan, penanaman, pemupukan hingga panen. “Jeda antara penanaman dan hasil itu kita pikirkan lagi tanaman sela agar petani tetap menghasilkan uang dari kebunnya yang direvitalisasi dan itu kita anggarkan lagi. Sudah Rp. 60 hingga Rp.70 miliar dihabiskan. Ini demi menyejahterakan masyarakat kita,” paparnya.

Kejayaan kakao ini bukan baru dimulai. Tapi sudah pernah dilalui dan dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Jangan heran ketika melihat PNS biasa di Kolaka Utara tetapi punya mobil sebab mereka juga petani kakao atau cengkeh.

Nur Rahman Umar mengapresiasi peran Kendari Pos dalam mendukung program kerja Pemkab Kolaka Utara. Pemkab Kolaka Utara tengah concern merealisasikan program revitalisasi kakao. Nur Rahman Umar berharap ada ruang publikasi tentang progres revitalisasi kakao di Kendari Pos. “Kalaupun ada bersifat kritik kalau direnungkan sebenarnya untuk meluruskan. Makanya kami sangat terbantu. Karena Kendaripos.co.id, kami juga dikenal hingga kementerian. Ini sangat membantu kami,” aku bupati didampingi Kadis Infokom, Buhari dan Kabag Humas Kolaka Utara, Andi Arsyad.

Sementara itu, Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin terkesan dengan komitmen Nur Rahman Umar mengembalikan kejayaan kakao melalui program revitalisasi. Dalam kesempatan itu, Irwan Zainuddin menegaskan dukungan Kendari Pos terhadap program revitalisasi kakao yang sedang dilakukan Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar.

Irwan Zainuddin menyampaikan safari jurnalistik ini bagian dari mengokohkan sinergi #Kendaripos-Pemkab Kolaka Utara yang selama ini telah terjalin. Pemerintah dan media perlu tumbuh bersinergi membangun daerah. Kendari Pos kini tampil sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakatnya agar kegiatan positifnya bisa tersiar meluas baik di Sultra maupun nasional.

Paradigma yang dibangun Kendari Pos adalah good news is the best news. Tak ada lagi yang namanya bad news is good news. “Kalau pun toh masih ada yang bersifat kritis, itu upaya mengarah ke perbaikan semata,” ujar Irwan Zainuddin.

Komentar