Sepekan Dilanda Angin Kencang, Nelayan Di Kolaka Utara Stop Melaut

Selama sepekan ini wilayah Kolaka Utara tengah dilanda musim angin kencang atau lebih dikenal angin barat, sehingga para nelayan untuk sementara waktu menghentikan aktifitas melaut.

Seperti yang diungkapkan Riswan salah satu nelayan warga Desa Pitulua bahwa selama angin kencang dirinya bersama nelayan lainnya yang mengantungkan hidup dari mencari ikan itu mencari kerang laut untuk menyambung hidup.

Berita Terkait: Badai Lanina Diperkirakan Berdampak Ke Kolaka Utara, Warga Diminta Waspada

“Selama tidak melaut kami cari kerang untuk makan, Karena kami tidak punya kebun”Ujar Riswan. sembari menunggu angin kembali teduh, para nelayan pun melakukan perawatan pada perahu-perahu seperti perbaikan mesin.

Sementara itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dr.H.A.Syamsuriani bahwa selama Januari ini angin kencang hampir terjadi di seluruh wilayah Kolaka Utara, dan berdampak pada beberapa rumah warga ada yang rusak akibat tertimpa pohon dan rusak karena tiupan angin.

“Jadi 16 rumah warga yang rusak akibat hantaman angin kencang yaitu dari Kecamatan Wawo ada 3 rumah, Lasusua 2 rumah, Tolala 6 rumah, Porehu 3 rumah, dan Kecamatan Tiwu 1 rumah,”Kayanya.

Diapun menambahkan bahwa berdasarkan data Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) bahwa musim pancaroba di prediksi hingga April mendatang”Jadi Bencana Hidrometeorologi itu adalah Pengaruh Perubahan Iklim dan Kerusakan Lingkungan. Atau terjadi oleh parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin”tandasnya.

Komentar