Serba Serbi Road Race Bupati Cup Kolaka Utara 2019

Kualifikasi

otomotifzone.com: Event road race Bupati Cup Kolaka Utara Championship 2019 yang berlangsung di sirkuit SapoeLidie, Lasusua Kolaka Utara terletak di ujung timur Sulawesi Tenggara, Sabtu (20/7). Berhasil meyita perhatian, karena tidak sangka starter cukup membludak.

Bahkan beberapa pembalap seeded Sulawesi hadir meraimaikan, meskipun event kali ini bentrok dengan gelaran Kejurnas MotoPrix 2019 Region D seri 1 di Tidore, Maluku Utara. Di Kelas MP1 ada nama Yudhi Prayogo yang berhasil mencatatkan namanya sebagai pembalap tercepat dengan torehan waktu 49.88detik, Di ikuti oleh Ryan Antoni dengan catatan waktu 50.11detik.

Sementara di kelas MP2, Kuntet Alika menempati posisi pertama dengan catatan 49.01detik terpaut tipis dari Yudhi Prayogo di tempat kedua dengan 49.02detik.

Berikut ini adalah Hasil Kualifikasi untuk Kelas Seeded MP-1 dan MP-2.

Hasil Lomba

balapmotor.net: Berikut merupakan hasil resmi dari gelaran Bupati Cup Motoprix Kolaka Utara 2019 yang berlangsung (21/7) di sirkuit Sapoe Lidi, Lasuasua, Kab. Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara pada 20-21 Juli 2019.

Ada Umbrella Girl di Bupati Cup Motoprix Kolaka Utara 2019 Kenakan Pakaian Adat, Bikin Adem

Umbrella girl dalam sebuah balapan seperti garam dalam sayur, jadi kalau balapan tanpa umbrella girl pastinya akan kurang gurih rasanya hehehe. Nah, pada gelaran Piala Bupati Cup Motoprix Kolaka Utara 2019 akhir pekan kemarin (20-21/7).

Pada event Kejurda yang berlangsung di sirkuit Permanen Sapoe Lidi, Kolaka Utara ini, umbrella girlnya tampil beda. Mereka tidak mengenakan pakaian seksi seperti kebanyan umbrella girl di event balap.Mereka mengenakan pakaian adat.

Sebenarnya, sudah beberapa event balap yang juga cukup sering melakukan hal demikian. Tetapi untuk wilayah Sulawesi, khususnya Sulawesi Tenggara, event kemarin merupakan sebuah gebrakan. Untuk pakaian adat atau daerah yang digunakan pada balapan kemarin sendiri ada tiga macam.

Marwadi selaku pengurus IMI Sultra mengatakan bahwa baru menggunakan tida pakaian adat karena keterbatasan waktu. “Sebenarnya banyak adat di Sulawsi, cuma kita emergency saat menyiapkannya dan kami menyiapkan hanya tiga baju adat yaitu Makassar, Tolakki dan Bugis,” ujarnya.

“Inspirasinya sendiri dari semua teman-teman juga. Karena waktu kejurnas lalu masih banyak kekurangan dan di Bupati Cup ini kita sengaja menjadikan semua seperti rasa Kejurnas agar kedepannya kita bisa lebih bagus lagi dalam mengemas kejurnas,” tambah Marwadi kepada tim BalapMotor.Net yang hadir meliput langsung.

Wah, kalau begini kan balapan jadi makin adem.

Komentar