29.7 C
Kendari
Rabu, 24 April 2024

Sidang Penetapan Cagar Budaya dan FGD Update Kebudayaan Untuk Menyongsong Pemeliharaan Warisan Budaya

Penting Dibaca
Kominfo
Kominfohttps://kolutkab.go.id/
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kolaka Utara

Selasa (21/11/2023) di salah satu hotel di Kota Lasusua.Digelar Sidang Penetapan Cagar Budaya dan Forum Group Discussion (FGD) Update Pokok Fikiran Kebudayaan Daerah (PPID) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, budaya, pemerhati seni, dan kepala Balai Pelestarian Kebudayaan dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

“Warisan budaya adalah cermin dari identitas kita yang harus dijaga dengan hati-hati,” ungkap Dr.Ir Sukanto Toding, MSP, MA, Penjabat Bupati Kolaka Utara, dalam sambutannya. Dia menegaskan pentingnya cagar budaya sebagai warisan tak ternilai bagi sejarah, ilmu pengetahuan, agama, dan kebudayaan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara berhasil mengidentifikasi 38 objek diduga sebagai cagar budaya serta 3 warisan sejarah yang berperan penting dalam kehidupan budaya daerah.

Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk Camat, Kepala Desa, dan Lurah, dalam upaya pendataan dan sosialisasi terkait perlunya perlindungan serta pelestarian cagar budaya. Langkah ini sejalan dengan amanah undang-undang nomor 11 tahun 2010 yang menekankan pentingnya memelihara warisan budaya.

Dr. Ir. Sukanto Toding berharap agar hasil dari kegiatan ini dapat meraih status cagar budaya peringkat Kabupaten melalui penilaian dari tim ahli cagar budaya Kolaka Utara. Hal ini diharapkan bisa memberikan pengakuan yang layak atas dedikasi Kolaka Utara dalam menjaga warisan budayanya.

“Pemeliharaan cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas kita bersama sebagai masyarakat untuk menjaga warisan nenek moyang kita,” tambahnya.

Pemerintah pun menyoroti pentingnya peran dari segala pihak, terutama dalam mengedukasi masyarakat akan arti penting serta nilai dari cagar budaya. “Semua ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mempertahankan keberlangsungan budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas daerah,” Jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut menjadi harapan besar untuk Kolaka Utara agar tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga, menghormati, dan menyelamatkan warisan budaya untuk generasi mendatang.

Selasa (21/11/2023) di salah satu hotel di Kota Lasusua.Digelar Sidang Penetapan Cagar Budaya dan Forum Group Discussion (FGD) Update Pokok Fikiran Kebudayaan Daerah (PPID) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, budaya, pemerhati seni, dan kepala Balai Pelestarian Kebudayaan dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

“Warisan budaya adalah cermin dari identitas kita yang harus dijaga dengan hati-hati,” ungkap Dr.Ir Sukanto Toding, MSP, MA, Penjabat Bupati Kolaka Utara, dalam sambutannya. Dia menegaskan pentingnya cagar budaya sebagai warisan tak ternilai bagi sejarah, ilmu pengetahuan, agama, dan kebudayaan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara berhasil mengidentifikasi 38 objek diduga sebagai cagar budaya serta 3 warisan sejarah yang berperan penting dalam kehidupan budaya daerah.

Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk Camat, Kepala Desa, dan Lurah, dalam upaya pendataan dan sosialisasi terkait perlunya perlindungan serta pelestarian cagar budaya. Langkah ini sejalan dengan amanah undang-undang nomor 11 tahun 2010 yang menekankan pentingnya memelihara warisan budaya.

Dr. Ir. Sukanto Toding berharap agar hasil dari kegiatan ini dapat meraih status cagar budaya peringkat Kabupaten melalui penilaian dari tim ahli cagar budaya Kolaka Utara. Hal ini diharapkan bisa memberikan pengakuan yang layak atas dedikasi Kolaka Utara dalam menjaga warisan budayanya.

“Pemeliharaan cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas kita bersama sebagai masyarakat untuk menjaga warisan nenek moyang kita,” tambahnya.

Pemerintah pun menyoroti pentingnya peran dari segala pihak, terutama dalam mengedukasi masyarakat akan arti penting serta nilai dari cagar budaya. “Semua ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mempertahankan keberlangsungan budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas daerah,” Jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut menjadi harapan besar untuk Kolaka Utara agar tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga, menghormati, dan menyelamatkan warisan budaya untuk generasi mendatang.

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Komentar

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemuda Gencar Dilakukan Kesbangpol

Selasa (23/4), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka Utara telah sukses menggelar acara sosialisasi pendidikan politik di...
- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img