Target Pajak Meroket, DPRD Wajo Bertamu di Bappenda Kolaka Utara

Realisasi Pedapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 meroket dibandingkan tahun sebelumnya, pasalnya dalam realisasi tersebut Dispenda Kolaka Utara menjadi Terbaik Kelima tingkat Nasional, dan Tingkat provinsi terbaik Kedua Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dijelaskan Kepala Seksi Pendapatan dn Penilaian Objek Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Miftahul Khaer kunjungan 6 Orang Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Komisi II pada Kamis (23/6) tersebut sesuai dengan suratnya untuk mendapatkan referensi dan informasi terkait optimalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah Kabupaten Kolaka Utara.


“Mereka datang berkoordinasi bagaimana cara yang dilakukan Bappenda Kolaka Utara dalam peningkatan pajak, ada peningkatan mata pajak sampai 200 Persen mungkin itu yang menjadi rujukan mereka lihat, Juga ada pengakuan Kemendagri Pada April bahwa Bappenda Kolaka Utara Terbaik Kelima secara Nasional dan Terbaik Kedua Se Sultra,”Ujarnya.

Diapun menyatakan bahwa untuk besaran penarikan Pajak Kabupaten Wajo lebih besar dibandingkan Kolaka Utara, namun yang menarik karena Bappenda Kolaka Utara Potensi Pajak yang kecil namun peningkatan dari tahun sebelumnya ke tahun berikutnya itu yang besar karena capaiannya sampai 200 persen.

“Kiat yang dilakukan untuk peningkatan pajak yakni permantap data, karena dari potensi data bida dihitung berapa yang akan di tarik, ditahun sebelumnya ada salah perhitungan pajak sehingga rendah, sehingga tahun berikutnya dilakukan perbaikan dan kita akan melakukan digitalisasi pajak semoga tahun ini paling lambat tahun depan kita sudah On the track di aplikasi Pajak,”Katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II Drs.H.A.Witman H,M.Si bersama 5 orang Anggora DPRD Kabupaten Wajo menyatakan bahwa kunjungan yang dilakukan di dinas yang dinahkodai oleh Ahdan Alwi tersebut untuk mendapatkan informasi terkait pengelolaan pendapatan daerah.

“Pendapatan daerah ini adalah merupakan tulung punggung dari APBD jika PAD tidak tercapai ada kegiatan belanja yang tertunda, sehingga kita harus berusaha agar realisasi PAD yang dianggarkan bisa terealisasi,”Ujarnya.

Kabupaten Kolaka Utara kata dia masih berusia 18 tahun namun dibandingkan dengan Kabupaten Wajo yang sudah 600.000 tahun “Ada yang menarik di Kolaka Utara sehingga kami malakukan kunjungan takni akselerasi pembangunan di Kolaka Utara cukup memadai itulah yang mendorong kami untuk datang ke Kolaka Utara, akselerasi percepatan itu yang akan kami terapkan di Wajo dan tentunya disesuaikan dengan kondisi dan situasi dari Wajo, Tandasnya.

Komentar