Pengurus Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kolaka Utara Dilantik, Sekda Kolut Terpilih Sebagai Ketua

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Dr. Taupiq S. S.P., M.M. Resmi dilantik sebagai ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kolaka Utara usai dilantik Pimpinan Wilayah DMI Provinsi Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas yang juga sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara untuk masa khidmat 2021-2026.

Pelantikan Pengurus Daerah DMI Kolaka Utara digelar di Mesjid Agung Bahru Rasyad Wal Ittihad Sabtu (24/4) dirangkaikan dengan pembagian santunan zakat untuk masyarakat Kecamatan Lasusua.

Dijelaskan Bupati Kolaka Utara Drs H.nurrahman Umar bahwa mesjid dan musholla di wilayah otoritasnya sebanyak 361 dan saat ini pihaknya memiliki program untuk memakmurkan mesjid dengan membaca Al Qur’an setiap hari dengan program One day one juz.

“Saat ini telah dada program one day one juz saya harapkan dengan terbentuknya DMI ini program tersebut dapat di support bahkan di kembangkan untuk mesjid lain yang ada di Kolaka Utara,, kita galakkan baca Al-Quran Katanya.

Selaku orang nomer satu di Bumi Patowanua dirinya menyatakan bahwa menjadi tantangan untuk semua bukan hanya DMI Kolaka Utara untuk memakmurkan mesjid.

“Menjadi tanggung jawab kita semua bahwa bagaimana mesjid bisa di sejahterakan, di makmurkan, beberapa organisasi kemasyarakatan saya menantang, saya mengajak jika ada lembaga yang bisa memberikan kita bisa memasyarakatkan baca Alquran maka saya pemerintah daerah akan memberikan fasilitas da menganggarkan”Katanya.

Sementara itu dikatakan Pimpinan wilayah DMI Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas mengajak masyarakat untuk memakmurkan mesjid pasalnya dengan shalat menjadi salah satu tiket menuju JannahNya, selain itu pihaknya juga berjanji akan Memberikan Anjugan Tunai Mandiri (ATM) untuk Sembako.

Dr. Taupiq S. S.P., M.M saat dilantik menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kolaka Utara

“Untuk pengurus Mesjid dan Musholla silahkan ajukan proposal untuk bantuan ATM Sembako yang diserahkan ke pengurus DMI kabupaten kemudian diberikan ke pengurus DMI Provinsi, kita bantu dua atau tiga ATM nanti sesuai kebutuhan.

Masyarakat yang terdata kata dia dan memiliki kartu bisa langsung menggunakan ATM tersebut setiap saat dengan ketentuan setiap orang memiliki jatah beras Tiga liter dan telur 10 butir dan dapat diambil setiap Tiga hari.

“ATM tersebut memiliki kapasitas beras 100Kg, dengan adanya proposal yang masuk nantinya akan segera kami proses sehingga dengan program DMI ini bisa memakmurkan masyarakat dari kemiskinan,”Tandasnya.

Komentar