Tiga Desa di Kolaka Utara Menunggak Pajak Bumi dan Bangunan

Dari 133 Desa dan Kelurahan Di Kolaka Utara ada tiga desa masuk dalam kategori tidak taat pajak yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan 7 Desa juga mendapatkan reward tercepat bayar pajak.

Dikatakan Kepala Bidang PBB-P2 Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Utara Ibrahim bahwa ketiga desa tersebut menunggak pajak tahun 2020 dan pihaknya telah menyurat ke desa tersebut tapi belum ada pembayaran.

“Desa Watumotaha Kecamatan Ngapa, tunggakan pajak Rp.9.417.000, Desa Nimbuneha Kecamatan Ngapa Rp.9.177.250 dan Desa Lalumondi Kecamatan Ngapa Rp.20.606.503″Ujar Ibrahim.

Alasan para kepala desa tidak membayarkan PBB warganya itu kata dia tidak diketahui penyebabnya, saat pihaknya menagih kata dia, pihak desa hanya berjanji dan ada pula yang menyatakan sudah melakukan pembayaran namun dicek pada Daftar Harian Ketetapan Pajak (DHKP)PBB itu tidak ada.

“Kita tidak tau alasan kenapa belum bayar pajak, kita sudah surati dan kedepan kita akan membuat MOU antara kejaksaan untuk penagihan PBB ini untuk desa-desa yang menunggak Pajak, karena PBB ini adalah pajak wajib yang harus dibayar”katanya.

Sementara itu pihaknya juga memberikan reward untuk 7 Desa di Kolaka Utara yang tercepat dalam pembayaran PBB yakni Desa Parutellang dan Tambuha sebagai desa tercepat membayar pajak kategori Rp.35.000.000- Rp.40.000.0000.

“Kategori 5-10 juta Kelurahan Mala-mala,10-15 juta Desa Nyule,15-20 Juta Desa latawaro masing-masing mendapatkan pemotong rumput, Kategori 20-25 Juta desa ujung tobaku dan kategori 25-30 juta Desa koreiha mendapatkan wireless “Ujarnya.

dia pun berharap ditahun 2021 ini tidak adalagi desa yang menunggak PBB”kita berharap tidak adalagi desa yang tidak taat pajak di tahun 2021 ini,”tandasnya. (L)

Komentar