Anggaran di Tingkatkan, Parawisata Kolut di Harapkan Mampu Genjot PAD

Pembangunan peningkatan sarana dan prasarana parawisata di Kabupaten Kolaka Utara yang menelan anggaran puluhan miliar diharapakan dapat menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2017.

“Kita sangat berharap dengan anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan wisata tahun 2016 ini mampu meningkatakan PAD tahun 2017,” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kolut, Kamaruddin, Selasa (20/12).

Menurut Kamaruddin, untuk tahun 2016 ini setoran pajak sudah mencapai 100 persen yang bersumber dari Satuan Kerja Perangakat Daerah (SKPD) yang mengelola pajak. “Target pajak untuk tahun 2016 dari PAD Rp 8 miliar dan pajak-pajak lain dengan total Rp 45 miliar,” ujar Kamaruddin.

Setoran pajak paling besar, lanjut dia, bersumber dari Dispenda yakni pengelolaan sewa los pasar, Dinas Parawisata yakni jalan wisata bay pass dan Dinas Perhubungan yakni pelabuhan.

“Selain sewa los Pasar Lacaria Lasusua, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi sumber setoran pajak yang paling besar yang dikelola Dispenda sendiri,” katanya.

Kamaruddin mengungkapkan, untuk setoran PBB tahun 2017, Kecamatan Lambai yang paling cepat melakukan penyetoran sehingga berhak atas hadia motor sebagai penyetor PBB tercepat dengan kategori Rp 60 juta.

“Untuk PBB dari 15 kecamatan, Kecamatan Ngapa dan Kecamatan Lasusua menjadi penyetor PBB terbesar yakni di atas Rp 100 juta,” ungkap Kamaruddin.

Kamaruddin menambahkan, untuk target PAD tahun 2017 tidak akan terlalu signifikan naiknya dari target PAD tahun 2016. Pasalnya, saat ini pengelolaan keuangan daerah memakai sistem agro dan akuntansi. Apabila target PAD tidak tercapai, maka akan menjadi utang bagi daerah. Sehinggga SKPD harus hati-hati mengukur dan akurat dalam menghitung secara cermat dalam penarikan PAD dari objek pajak tersebut.

“Untuk tahun 2017 peningkatan PAD sangat berharap pada pengelolaan objek wisata yang baik dan benar. Untuk tahun 2016 ini saja meski baru di kelola, objek wisata menjadi penyumbang PAD yang cukup besar,” ujarnya.

Kamaruddin mengharapkan untuk tahun 2017 semua SKPD akan memiliki komitmen bersama untuk mengunakan potensi pajak dengan sebaik-baiknya dan benar agar PAD dapat tercapai.

Komentar