Wabup:Porprov Batal, Pembangunan Venue Tidak Sia-sia

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 yang rencana akan digelar September mendatang di Bumi Patampanua sudah di pastikan batal, walaupun Kolaka Utara sudah menglokasikan sejumlah APBDnya untuk pembangunan Venue-venue olahraga namun kata Wakil Bupati Kolaka Utara bahwa Venue tersebut tidaklah mubassir meski  Porvrov di Kolaka Utara batal.

Wabup: Kita sudah batal untuk menjadi tuan rumah Porprov, dan lokasi dan sarana yang digunakan untuk Porprov itu tidak ada yang sia-sia ataupun Mubassir, kalau sia-sia itu kita tidak akan digunakan, tapi ita akan tetap gunakan, kegiatan olahraga kan banyak dan untuk lokasi stadion kita tetap akan upayakan untuk mencari anggaran untuk pembangunanya.

Lebih lanjut Wabup menuturkan bahwa pertemuan Pemda dan Koni Kolaka Utara dengan PLT Gubernur dan pengurus Koni Sultra beberapa waktu lalu itu Pemda Kolut melaporkan kondisi Kolaka Utara,”saya jelaskan kepala pak Plt.Gubernur kondisi kami di kolaka utara seperti ini (red:fasiltas masih minim), kalau toh mau di tetapkan Kolaka Utara jadi tuan rumah yang kita khawatirkan tidak maksimal,”katanya.

Dikatakan Bupati Kolaka Utara bahwa alasan utama menjadikan Kolaka Utara mengundurkan diri sebagai tuan rumah karena tidak adanya jaminan anggaran yang dijanjikan Pemprov akan dikucurkan,

“Sampai sekarang kita belum dapat anggaran dari provinsi, padahal ini kegiatan provinsi, kita Cuma dapat janji katanya perubahan anggaran tahun 2017 lalu itu akan diberikan anggaran Rp.5 Milyar tapi sampai sekarang juga belum ada kami terima, mereka janji kita lagi, bahwa akan dianggarkan tahun anggaran 2018 sebanyak Rp.10 Milyar seandainya mereka mau tanda tangan MOU untuk pencairan dana Rp.10 Milyar itu bulan berapa kami siap, tapi mereka juga tidak berani karna 2018 itu sampai Desember jangan sampai nanti cair setelah porprov apalagi acaranya Bulan September minus 7 bulan lagi,”terangnya.

Sarana olahraga yang saat ini telah dibangun menggunakan APBD Kolaka Utara saat ini tidak bisa digunakan untuk Porprov karna alasan dari pihak Koni Sultra Lokasinya terlalu berdekatan namun kwalifikasinya sudah sesuai standar.

“Lapangan Tenis, takrow dan volley kita sudah siapkan dua-dua, tapi katanya lapangan itu tidak bisa digunakan karna terlalu berdekatan, kalau mau bangun lagi anggaran dari mana,”terangnya.

Meski Pemda Kolaka Utara telah mengalokasikan APBDnya untuk pembangunan venue seperti Arena Dayung, Sircuit Sapoelidi, Lapangan Volly, Tennis, Takrow, Kolam renang dan beberapa venue lain yang telah disipakan pemda termasuk penimbunan Stadion, namun sepeserpun anggaran dari provinsi nihil dan Kolaka Utara sudah batal menjadi penyelanggara kegiatan sekali Empat tahun itu, bumi patampanua akan tetap mendelagasikan atlet terbaiknya untuk ikut bertanding,”kita akan tetap akan mengikuti porprov dan nanti kita akan membawa peserta terbanyak,”Tandasnya.

Komentar